PT OMI Terima Kunjungan Bea Cukai Bekasi Dalam Rangka Customs Visit Customer
PT Omron Manufacturing of Indonesia (OMI) sebagai salah satu perusahaan penerima fasilitas Kawasan Berikat Mandiri (KBM), mendapat kesempatan untuk menerima kunjungan Tim KPP Bea Cukai Bekasi yang bertajuk Customs Visit Customer (CVC), di Kawasan Industri EJIP, Cikarang, Rabu (29/09/2021).
Cikarang,-
Halo Pabrikers, PT Omron Manufacturing of Indonesia (OMI) sebagai salah satu perusahaan penerima fasilitas Kawasan Berikat Mandiri (KBM), mendapat kesempatan untuk menerima kunjungan Tim KPP Bea Cukai Bekasi yang bertajuk Customs Visit Customer (CVC), di Kawasan Industri EJIP, Cikarang, Rabu (29/09/2021).
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk asistensi kepada pengguna jasa dalam upaya meningkatkan kepatuhan di bidang kepabeanan. Serta untuk menjalin komunikasi yang baik antara Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Bekasi atau disingkat KPPBC TMP A Bekasi dengan pengguna jasa, secara periodik.Â
Presiden Direktur PT OMI, Irawan Santoso, dalam sambutannya menjelaskan bahwa PT OMI adalah sebuah anak perusahaan Omron Corp (Jepang) yang bergerak di bidang elektronik yang telah beroperasi lebih dari 25 tahun memproduksi alat-alat elektronik seperti Relay dan Switch.
Dalam menjalankan proses bisnisnya, PT OMI menerapkan 3 (tiga) nilai yaitu : Business value, Social value dan Clean Governance. PT OMI juga menjadi salah satu peraih penghargaan Primaniyarta, yaitu penghargaan tertinggi yang diberikan Pemerintah Indonesia kepada eksportir yang dinilai paling berprestasi di bidang ekspor dan dapat menjadi teladan bagi eksportir lain pada kategori eksportir berkinerja.

Tim CVC, Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi – tingginya atas keramahan dan penyambutan tim OMI dalam kunjungannya.
Tim CVC menuturkan tujuan kegiatan ini adalah sebagai media silaturahmi serta sebagai bentuk pengingat kepada partner untuk memenuhi segala yang menjadi kewajiban pengusaha penerima fasilitas KBM. Dalam pemaparannya juga disampaikan poin-poin penting diantaranya tentang pentingnya IT Inventory yang merupakan tampilan suatu perusahaan, “Saya berharap PT OMI dapat menjadi perusahaan KBM yang memiliki IT Inventory terbaik dan menjadi teladan bagi perusahaan lain,” ujar tim CVC.
Selanjutnya Tim Bea Cukai Bekasi diberi kesempatan untuk melakukan plant tour.Â
Diantaranya : pertemuan di dalam ruang meeting Anggrek, dan factory tours untuk melihat aktivitas produksi OMI dalam jarak dekat.
Terakhir sebagai penutup, mengunjungi Industrial Automation Business (IAB) Factory, akan ada sebuah teknologi berbasis tinggi dan modern dalam memproduksi produk baru, di mana produk ini adalah satu satunya tipe produk yang diproduksi di Asia Tenggara.
Berikutnya salah satu anggota tim CVC Bea Cukai mengatakan memang tidak semua perusahaan dikunjungi karena instansi KPPBC TMP A Bekasi membawahi sekitar 300 perusahaan KB dan GB. Dan OMI adalah salah satu dari 39 Kawasan Berikat yang mendapatkan fasilitas Kawasan Berikat Mandiri.Â
Dan diharapkan tetap menjalankan ketaatan dan pengawasan sesuai aturan Kepabeanan meskipun sudah Kawasan Berikat Mandiri.
Ia juga berharap dengan kegiatan ini dapat menciptakan sinergi yang baik antara Bea Cukai dan pihak perusahaan serta menjadi wadah perbaikan untuk kedua pihak. (Adz)
Baca Juga : Satpol PP Gelar Operasi Yustisi di Kawasan Kuliner Grand Wisata
Baca Juga : Kemenperin Pantau Perusahaan Manufaktur yang Beroperasi 100% Saat Masa PPKM
Baca Juga : FKHR EJIP Sosialisasi Fasilitas OSS-RBA
Baca Juga : Pj Bupati Bekasi Wajibkan Karyawan Industri Gunakan Aplikasi PeduliLindungi