Loker : HRGA Staff 📍 Placement: Lamongan   Perempuan, dengan pengalaman minimal 1 tahun di bidang HRGA Pendidikan minimal D3/S1 Memahami dan mampu menerapkan kebijakan serta prosedur HRGA Memiliki pengetahuan yang baik tentang peraturan ketenagakerjaan

📩 Send your updated CV to:
murih.hermawan@japfa.com

Ribuan Pekerja Pabrik Kawasan Industri Sudah Di Vaksin Tahap 2

Ribuan pekerja industri mengikuti vaksinasi Covid-19 untuk tahap ke-2 Sabtu (28/08/2021) yang diselenggarakan Omah Buruh yang berlokasi di Kawasan Industri EJIP, Cikarang Selatan, Bekasi.

Agu 29 2021, 12:00

Cikarang,- 

Halo Pabrikers, ribuan pekerja industri mengikuti vaksinasi Covid-19 untuk tahap ke-2 Sabtu (28/08/2021)  yang diselenggarakan Omah Buruh yang berlokasi di Kawasan Industri EJIP, Cikarang Selatan, Bekasi.

Vaksinasi sinergitas bekerjasama oleh Polres Metro Bekasi, Dinkes Kabupaten Bekasi dan FSPMI dalam hal kesiapannya vaksinasi untuk dosis tahap ke - 2.

Kegiatan vaksinasi covid-19 di omah buruh di hadiri oleh  Kapolsek Cikarang Selatan Sutrisno, ketua KC FSPMI Bekasi Sukamto dan beberapa perangkat organisasi lainnya.

Sukamto KC FSPMI Bekasi mengatakan saat ini  vaksinasi Covid-19 untuk para buruh yang berada di Bekasi sedang  memasuki tahap golongan kedua.

“Sama dengan tahap pertama, penyuntikan vaksin Covid-19 akan dilakukan sesuai dengan dosis yang tepat, dan yang dibutuhkan yaitu dua kali penyuntikan, penyuntikan vaksin Covid-19 tahap 2 ini diperlukan agar antibodi yang dibentuk oleh tubuh dapat optimal,” ujar Sukamto.

Lanjut Sekretaris KC FSPMI Bekasi, Sarino, menuturkan , selain melakukan protokol kesehatan dengan menjalankan 3M dan menghindari kerumunan, kita juga bisa mencegah Covid-19 dengan melakukan vaksin Covid-19 yang telah diselenggarakan oleh pemerintah melalui gerai-gerai yang tersedia.

“Vaksinasi merupakan proses memasukkan vaksin dalam tubuh agar seseorang menjadi lebih kebal dan terlindungi dari penyakit covid-19 Dengan menerima vaksin, maka seseorang akan terlindungi serta apabila terkena covid-19  gejala menjadi lebih ringan dibanding orang yang belum menerima vaksin,” tuturnya.

Selain itu untuk mengoptimalkan seseorang menerima vaksin tentunya kita perlu menjalankan penyuntikan sesuai dengan dosis yang telah dianjurkan oleh pemerintah dan tenaga kesehatan yaitu sebanyak dua kali .dengan proses dua tahapan :  dosis tahap ke- 1 dan dosis tahap ke 2.

Sementara salah satu tim tenaga kesehatan menjelaskan bahwa vaksin Covid-19 Yang diterima pasien sebanyak dua dosis dalam dua kali penyuntikan. Dengan merek Vaksin Sinovac yang sudah di tetapkan oleh dinas kesehatan dan pemerintah sehingga kekebalan tubuh nya akan terbentuk dengan imunitas secara optimal setelah 28 hari setelah penyuntikkan.

Dalam waktu 14 hari setelah suntikan pertama, vaksin akan bekerja sekitar 60 persen. Setelah itu, penerima vaksin perlu melakukan penyuntikkan dosis kedua. Saat 28 hari setelah suntikan pertama, barulah vaksin yang diberikan dapat bekerja optimal.

Namun, jika penerima vaksin sakit atau ada beberapa persyaratan yang tidak bisa dipenuhi saat penyuntikan kedua berlangsung, maka penerima vaksin dapat mengunjungi klinik kesehatan sesegera mungkin saat persyaratan sudah bisa dipenuhi.

Meskipun terdapat toleransi keterlambatan, bukan berarti penerima vaksin corona boleh dengan sengaja melakukan keterlambatan suntikan yang kedua. Tentunya, seluruh masyarakat akan diminta untuk mengikuti jadwal yang telah diberikan agar program vaksinasi Covid-19 dapat berjalan lancar dan mendapatkan hasil yang sesuai dengan harapan.

“Yuk ikutan Vaksin untuk mengatasi pandemi Covid-19 ini,” ajak salah satu tim medis yang sedang bertugas.

Dia menambahkan untuk mendapatkan manfaat vaksin Covid-19, sebaiknya jangan ragu untuk mengikuti proses vaksinasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Sinovac merupakan jenis vaksin yang digunakan oleh pemerintah Indonesia.

Tentunya, vaksin Sinovac telah melalui proses panjang sehingga dipastikan aman untuk digunakan oleh masyarakat. Vaksin Sinovac juga telah melalui beberapa tahap uji klinis sehingga dinilai efektif untuk mengatasi pandemi Covid-19 yang sudah hampir berjalan setahun di Indonesia.

“Vaksin Covid-19 dapat menimbulkan beberapa efek samping yang terbilang ringan, pada bekas suntikkan biasanya akan terasa nyeri dan mengalami sedikit pembengkakan. Namun, hal ini bisa diatasi dengan mengompres dingin bagian yang disuntik. Sakit kepala, demam ringan dan rasa tidak nyaman juga menjadi efek ringan lainnya dari proses vaksinasi ini. Atasi dengan perbanyak istirahat, minum air putih dan konsumsi makanan sehat sehingga kebutuhan nutrisi dan vitamin dapat terpenuhi,” terangnya.

Efek samping yang ringan dinilai cukup normal setelah proses vaksinasi. Hal ini disebabkan vaksin sedang bekerja dalam membangun sistem kekebalan tubuh, kondisi ini akan segera membaik dalam beberapa hari setelahnya. (tk/red)

Berita Terkait

No Posts Found