Loker : HRGA Staff 📍 Placement: Lamongan   Perempuan, dengan pengalaman minimal 1 tahun di bidang HRGA Pendidikan minimal D3/S1 Memahami dan mampu menerapkan kebijakan serta prosedur HRGA Memiliki pengetahuan yang baik tentang peraturan ketenagakerjaan

📩 Send your updated CV to:
murih.hermawan@japfa.com

Ratusan Warga Desa Mekarmukti Gelar Aksi di Depan PT Mattel Indonesia

Hallo Pabrikers, Ratusan warga Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, yang tergabung dalam Forum Masyarakat Mekarmukti Bersatu, menggelar aksi unjuk rasa di depan PT Mattel Indonesia, Selasa (21/01/2025).

Jan 22 2025, 10:00

Cikarang,-

Hallo Pabrikers, Ratusan warga Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, yang tergabung dalam Forum Masyarakat Mekarmukti Bersatu, menggelar aksi unjuk rasa di depan PT Mattel Indonesia, Selasa (21/01/2025). Aksi tersebut diawali dengan long march di kawasan sekitar sambil membawa spanduk berisi berbagai tuntutan.

Salah satu spanduk yang dibawa peserta aksi bertuliskan: "PT Mattel Indonesia Penyerap Tenaga Kerja Lokal No. 1 di Kabupaten Bekasi 'Tapi Bohong'."

Setibanya di gerbang PT Mattel Indonesia, massa langsung melakukan orasi, menuntut agar perusahaan memberikan peluang kerja lebih besar bagi warga Desa Mekarmukti yang hingga kini banyak yang belum mendapatkan pekerjaan.

“Kami datang ke sini bukan untuk meminta limbah atau mengajukan LPK, tetapi untuk menuntut agar PT Mattel Indonesia mempekerjakan warga Desa Mekarmukti. Banyak dari kami yang masih menganggur,” ujar salah satu perwakilan massa dari atas mobil komando.

Dalam orasinya, para peserta aksi juga menyampaikan keprihatinan atas dugaan praktik percaloan tenaga kerja yang memungut biaya hingga jutaan rupiah. 

“Kami sangat prihatin dengan kondisi ini. Jika proses rekrutmen masih melibatkan calo dan membutuhkan biaya besar, bagaimana dengan warga lokal yang tidak memiliki uang? Mereka pasti tidak bisa mendapatkan pekerjaan,” tegas salah satu orator.

Aksi berlangsung dengan tertib dan menjadi sorotan masyarakat sekitar. Hingga berita ini ditulis, pihak PT Mattel Indonesia belum memberikan tanggapan resmi terkait tuntutan warga. (*)



Source: dpnewsindonesia.com

Berita Terkait

No Posts Found