Loker : HRGA Staff 📍 Placement: Lamongan   Perempuan, dengan pengalaman minimal 1 tahun di bidang HRGA Pendidikan minimal D3/S1 Memahami dan mampu menerapkan kebijakan serta prosedur HRGA Memiliki pengetahuan yang baik tentang peraturan ketenagakerjaan

📩 Send your updated CV to:
murih.hermawan@japfa.com

Pemkab Bekasi Bersinergi dengan Perusahaan Swasta untuk Cegah Stunting Melalui Berbagai Inisiatif

Hallo Pabrikers, Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terus memperkuat kemitraan dengan sektor swasta untuk menanggulangi masalah stunting atau gangguan tumbuh kembang pada anak. Kolaborasi ini dilakukan melalui berbagai program, termasuk inisiatif terbaru yang digelar pada Senin (09/09/2024) di halaman Kantor Kecamatan Cikarang Pusat.

Sep 10 2024, 12:25

Cikarang,–

Hallo Pabrikers, Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terus memperkuat kemitraan dengan sektor swasta untuk menanggulangi masalah stunting atau gangguan tumbuh kembang pada anak. Kolaborasi ini dilakukan melalui berbagai program, termasuk inisiatif terbaru yang digelar pada Senin (09/09/2024) di halaman Kantor Kecamatan Cikarang Pusat.

Pada kesempatan tersebut, PT. Suzuki Indomobil Motor dan PT. Harrosa Darma Nusantara berperan aktif dengan menyalurkan Corporate Social Responsibility (CSR) dan menyelenggarakan seminar bertajuk "Atasi Stunting Tanpa Pusing". Seminar ini dihadiri oleh berbagai pihak dan diisi dengan kegiatan seperti pemeriksaan kesehatan gratis, pemberian makanan tambahan, serta bantuan sarana dan prasarana untuk mendukung perbaikan gizi anak.

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Jaoharul Alam, mengungkapkan bahwa penanganan stunting akan lebih efektif dengan dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk dunia usaha. "Kami memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada PT. Suzuki Indomobil Motor dan PT. Harrosa Darma Nusantara atas kontribusi mereka dalam menurunkan prevalensi stunting. Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri untuk mencapai hasil yang optimal," ujarnya kepada Karawang Bekasi Ekspress.

Jaoharul Alam juga menjelaskan bahwa saat ini terdapat sekitar 4.000 anak di Kabupaten Bekasi yang masuk dalam kategori stunting. Mengingat keterbatasan anggaran daerah, kolaborasi dengan sektor swasta sangat penting untuk mencapai penanganan yang lebih efektif. "Jika hanya mengandalkan APBD, cakupan penanganan seperti pengobatan, pemberian gizi, dan makanan tambahan tidak akan mencakup seluruh kebutuhan. Semoga dengan kolaborasi ini, hasil penanganan stunting di Kabupaten Bekasi dapat lebih maksimal ke depannya," tambahnya.

Kegiatan ini juga melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk Camat Cikarang Pusat Edward Sutarman, perwakilan Kawasan Industri GIIC, Ketua dan Anggota PKK Kecamatan Cikarang Pusat, Kepala Puskesmas Sukamahi, serta Kepala Desa Sukamahi beserta jajaran. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama untuk mengatasi masalah stunting secara menyeluruh.

Gunardi Prakosa, Kepala Departemen General Affair PT. Suzuki Indomobil Motor, menegaskan komitmen perusahaan untuk membantu pemerintah daerah dalam menurunkan angka stunting, khususnya di sekitar area operasional perusahaan. Dengan sinergi ini, diharapkan upaya penanganan stunting di Kabupaten Bekasi dapat memberikan hasil yang lebih signifikan dan berkelanjutan. (*)





Source : kbeonline.id

Berita Terkait

No Posts Found