Loker : HRGA Staff 📍 Placement: Lamongan   Perempuan, dengan pengalaman minimal 1 tahun di bidang HRGA Pendidikan minimal D3/S1 Memahami dan mampu menerapkan kebijakan serta prosedur HRGA Memiliki pengetahuan yang baik tentang peraturan ketenagakerjaan

📩 Send your updated CV to:
murih.hermawan@japfa.com

Kolaborasi Sinergi ASPHRI-UNKRIS Untuk SDM Unggul Indonesia

ASPHRI & UNKRIS melakukan kolaborasi dan sinergi dalam ikut meningkatkan kompetensi dan produktivitas SDM Indonesia, khususnya dalam implementasi Program "Merdeka Belajar-Kampus Merdeka" atau MBKM yang digagas oleh Pemerintah.

Agu 15 2021, 22:45


Cikarang,-

Halo Pabrikers, ASPHRI & UNKRIS melakukan kolaborasi dan sinergi dalam ikut meningkatkan kompetensi dan produktivitas SDM Indonesia, khususnya dalam implementasi Program "Merdeka Belajar-Kampus Merdeka" atau MBKM yang digagas oleh Pemerintah. Program ini merupakan tindak lanjut penandatanganan MoU atau Nota Kesepahaman antara ASPHRI-UNKRIS beberapa waktu lalu, dimana disusun secara sistematis , terstruktur , masif , terorganisir & memiliki target jelas serta mutual benefit (saling menguntungkan) kedua belah pihak.

Rektor Unkris - Dr. Ir Ayub Muktiono dalam sambutan pembukaannya menjelaskan bahwa Unkris sudah menyiapkan sejumlah proposal untuk bisa dikolaborasikan dengan ASPHRI, khususnya dalam program-program MBKM yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa Unkris untuk bisa melaksanakan program magang di perusahaan-perusahaan anggota ASPHRI. Selain itu, Unkris siap mengakomodir program-program usulan ASPHRI, agar tercipta sinergi yang saling menguntungkan kedua belah pihak. Saat ini Unkris sedang menyiapkan SOP dan aturannya secara terinci, agar bisa menjadi pedoman teknis bagi kedua belah pihak. Selanjutnya, Rektor Unkris mengharapkan agar Tim Teknis yang sudah dibentuk oleh Unkris bisa segera mengadakan pertemuan-pertemuan lanjutnya dengan Tim Teknis ASPHRI, agar disepakati agenda-agenda yang bisa segera direalisasikan dalam waktu dekat.

Ketua umum ASPHRI Yosminaldi yang memberikan sambutan setelah Rektor Unkris mengatakan: "Kolaborasi dan sinergi strategis antara Dunia Pendidikan & Dunia Usaha - Dunia Industria (DUDI) sangat strategik dan sangat mulia, karena kedua pihak secara pro-aktif melaksanakan program peningkatan kompetensi dan "MBKM secara konsepsional-konstruktif. ASPHRI tanpa dunia pendidikan tidak akan ada artinya, demikian juga Unkris tanpa dunia usaha, sudah pasti para lulusan akan sulit mendapatkan tempat magang, OJT dan bekerja" Ujarnya pada acara rapat koordinasi Tim ASPHRI - UNKRIS yang digelar secara virtual pada Jum'at (13/08/2021).

Selain itu Yosminaldi menjelaskan, dengan adanya program kerjasama MBKM ( Merdeka Belajar Kampus Merdeka) ini, maka setiap perusahaan dituntut untuk ikut serta secara pro-aktif dalam "mendukung program-program dunia pendidikan, agar terwujud kolaborasi - sinergi yang saling menguntungkan sebagaimana diharapkan bersama." Paparnya.

Selanjutnya, Yosminaldi yang juga Pakar MSDM dan kandidat doktor di Univ Negeri Jakarta tersebut menekankan, program-program kerjasama tersebut akan lebih mengerucut dalam memilih dan memilah aspek-aspek yang benar-benar bisa direalisasikan dalam situasi dan kondisi pandemi saat ini.

Slamet pririswanto selaku Ketua Tim Komisi Satgas Kolaborasi (KSK) ASPHRI, menjelaskan lebih lanjut bahwa ASPHRI menyampaikan sejumlah proposal dalam kolaborasi-sinergi ASPHRI-UNKRIS terkait Program MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) tersebut, dimana ada 8 rencana usulan kolaborasi-sinergi, 4 (empat) diantaranya menjadi prioritas utama, yaitu aspek-aspek yang dipilih sebagai prioritas untuk segera bisa terlaksana dalam waktu dekat mulai Sept -Desember 2021. Adapun "4 point tersebut adalah program pemagangan, kampus mengajar, kemanusiaan & sosial serta kewirausahaan (entrepreneurship). Diharapkan 4 (empat) point usulan tersebut, bisa direalisasikan dalam waktu dekat, dengan dukunga sarana, prasarana dan dukungan pembiayaan dari pihak Unkris. Paparnya pada kesempatan virtual meeting Jum'at ( 13/08 /2021) tersebut.

Slamet pririswanto juga menambahkan bahwa keinginan bekerjasama lebih detil untuk bidang kewirausahaan, bisa dilakukan dengan bekerjasama bersama EJIP & lembaga-lembaga manajemen serta para pengusaha menengah atau kecil, agar memberikan dampak langsung kepada para mahasiswa dan juga UMKM.

Slamet pririswanto mengungkapkan harapannya, selain menggunakan dana dari UNKRIS sendiri, bisa juga pihak perusahaan anggota ASPHRI menyisihkan Sebagian dana CSR perusahaan (Corporate Social Responsibility) untuk berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan & sosial kemasyarakatan.

Dalam Sambutan Pengarahannya, Prof. Dr. Bomer Pasaribu SH.SE.MS selaku Ketua Dewan Pengarah ASPHRI menuturkan bahwa kerjasama ini sangat berpotensi dalam membangun ekosistem baru antara DUDI dengan Dunia Pendidikan, seperti yang sudah lama terimplementasi di negara-negara negara Eropa, misalnya di Negara Jerman. Diharapkan program kerjasama ASPHRI-UNKRIS bisa menjadi "Role Model" secara Nasional, dalam implementasi MBKM secara komprehensif. Selanjutnya, Guru Besar Unkris dan IPB serta Ketua Pokja Lembaga Produktivitas Nasional (LPN) tersebut meminta agar Tim Teknis yang sudah dibentuk ASPHRI dan Unkris untuk segera merealisasikan program-program kerja yang sudah disepakati, khususnya program-program kerja unggulan dan prioritas yang saling menguntungkan kedua pihak.(tk)

Berita Terkait

No Posts Found