Loker : HRGA Staff 📍 Placement: Lamongan   Perempuan, dengan pengalaman minimal 1 tahun di bidang HRGA Pendidikan minimal D3/S1 Memahami dan mampu menerapkan kebijakan serta prosedur HRGA Memiliki pengetahuan yang baik tentang peraturan ketenagakerjaan

📩 Send your updated CV to:
murih.hermawan@japfa.com

Jadi Percontohan, Menparekraf Resmikan Pengembangan Pesantrenpreneur Tingkat Nasional di Kabupaten Bekasi

Hallo Pabrikers, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno, secara resmi meluncurkan program pesantrenpreneur yang dilaksanakan di pondok pesantren Al Baqiyatussholihat, desa Sindangmulya, kecamatan Cibarusah.

Mei 15 2023, 04:00

Cikarang,- 


Hallo Pabrikers, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno, secara resmi meluncurkan program pesantrenpreneur yang dilaksanakan di pondok pesantren Al Baqiyatussholihat, desa Sindangmulya, kecamatan Cibarusah.

Sebanyak 100 pesantren di Kabupaten Bekasi akan dijadikan percontohan pengembangan pesantrenpreneur secara nasional untuk implementasi program ini lebih lanjut.

"Kami menyambut baik dan memberikan apresiasi karena pesantren-pesantren ini adalah institusi pendidikan yang akan mencetak generasi muda kedepan yang berakhlaqul karimah tetapi juga entrepreneur sejati yang akan membangun indonesia lebih maju lagi," ucap Sandiaga Uno, Minggu (14/05/23).

Sandiaga Uno juga memproyeksikan tujuan pesantrenpreneur agar membangun kemandirian ekonomi pondok pesantren dan meningkatkan keterampilan santri. Harapnya, generasi sekarang akan membawa jiwa kewirausahaan, keterampilan khusus yang dibutuhkan oleh masyarakat, kecerdasan dan kemampuan menangkap peluang, menggunakan jaringan secara kolaboratif dan kemampuan menggunakan teknologi. 

"Santri kedepannya tidak hanya mencari tetapi menciptakan lapangan kerja. Tentu nantinya akan ada pembimbingan, kami memiliki program Santri Digitalpreneur Indonesia dan akan dikolaborasikan dengan FPP dan pondok pesantren Al - Baqiyatussholihat," katanya.

Endin Samsudin, Kepala Dinas Sosial Pemda menambahkan, sudah banyak pesantren di Kabupaten Bekasi yang memiliki program kewirausahaan. Namun dengan diperkenalkannya program  pesantrenpreneur, diharapkan menjadi program yang membawa manfaat dan kesejahteraan bagi para santri.

"Tentu akan lebih baik lagi dan memotivasi para pengurus pesantren, sehingga kedepannya pesantren ini tidak lagi hanya berporos pada dunia pendidikan tapi juga sebagai dunia usaha," kata Endin.

"Sehingga nanti yang disampaikan Pak Menteri Sandiaga Uno, lulusan pondok pesantren tidak lagi mencari tapi menciptakan lapangan pekerjaan," sambungnya. sambungnya. menciptakanny lanjutnya.


Source: bekasikab.go.id

Berita Terkait

No Posts Found