Loker : HRGA Staff đź“Ť Placement: Lamongan   Perempuan, dengan pengalaman minimal 1 tahun di bidang HRGA Pendidikan minimal D3/S1 Memahami dan mampu menerapkan kebijakan serta prosedur HRGA Memiliki pengetahuan yang baik tentang peraturan ketenagakerjaan

đź“© Send your updated CV to:
murih.hermawan@japfa.com

Jababeka Mantapkan Dukungan Pengembangan TOD Cikarang-Jababeka

Hallo Pabrikers, Hasil pemantauan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ Kemenhub) Kementerian Perhubungan menunjukkan status transit oriented development atau TOD di Jababeka sudah memenuhi rekomendasi teknis.

Feb 06 2024, 02:30

Cikarang,-

Hallo Pabrikers, Hasil pemantauan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ Kemenhub) Kementerian Perhubungan menunjukkan status transit oriented development atau TOD di Jababeka sudah memenuhi rekomendasi teknis. Hal itu tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 55 Tahun 2018 tentang Rencana Induk Transportasi Jabodetabek (RITJ). Pengakuan ini sekaligus memperkuat posisi Jababeka sebagai kota TOD, begitu pula TOD Dukuh Atas (Jakarta) dan kota TOD lainnya. Pada tahun 2019, BPTJ Kementerian Perhubungan mengeluarkan lima rekomendasi TOD dari 54 titik TOD di Jabodetabek. Lima TOD yang direkomendasikan adalah Dukuh Atas, Kota Grandhika (Bekasi Timur), Cikarang-Jababeka (Bekasi), Gunung Putri (Bogor) dan Rawa Buntu (Tangerang).

“Tentunya kami sangat senang dan bangga dengan kabar yang kami terima dari BPTJ Kementerian Perhubungan, apalagi kami selalu bersinergi dan mengoordinasikan rencana dengan Kementerian Perhubungan untuk mendirikan pusat TOD di Cikarang khususnya Kota Jababeka . , " kata Marcus Lee, CEO pengembang Kota Jababeka.

Persimpangan TOD Cikarang-Jababeka terletak di RITJ tepat di sebelah stasiun MRT. MRT Jababeka dalam hal ini merupakan salah satu sarana transportasi yang menghubungkan koridor barat-timur Jakarta, yaitu dari Balaraja di sisi barat hingga Cikarang Jababeka di sisi timur. Sedangkan pada tanggal 31 Maret 2022, PT MRT Jakarta (Perseroda) dan PT Jababeka Tbk. menandatangani nota kesepahaman kerja sama pengembangan MRT Jalur Timur-Barat Tahap 3 (Cikarang-Balaraja) dan pengembangan kawasan berorientasi transit di wilayah Jawa Barat-Bekasi (Jababeka).

Sesuai masterplan Kota Jababeka, stasiun MRT akan langsung berada di kawasan Correctio Jababeka. “Correctio merupakan kawasan bisnis baru yang akan menjadi inkubator teknologi digital, start-up center dan tentunya teknologi industri 4.0 sebagai bukti revolusi industri yang sedang berlangsung,” kata Marcus. Correctio sendiri memiliki tiga pilar utama dalam kerja pembangunannya: Industri 4.0, Society 5.0 dan pembangunan berorientasi Transit.

Pembangunan TOD Cikarang-Jababeka yang terletak di pusat Jababeka diharapkan tidak hanya memberikan dampak positif bagi kawasan Cikarang, namun juga dapat memberikan multiplier effect kepada berbagai kalangan.

“Dampak TOD Cikarang-Jababeka kedepannya akan dirasakan oleh masyarakat, warga, pedagang dan juga investor kita. “Dengan rencana infrastruktur TOD yaitu MRT dan beberapa ruang publik lainnya yang berhubungan langsung dengan kawasan Jababeka tentunya akan menguntungkan banyak pihak,” tambah Marcus.

Sebagai tindak lanjutnya, Jababeka menyusun rencana pengembangan kawasan baru yang akan dijadikan sebagai transit based business (CBD), komersial dan residensial hub yang menghubungkan kawasan Cikarang Jababeka dengan Jakarta, Bandung, dan Tangerang. Tempatnya akan berada tepat di jantung kota Jababeka, tempat pusat pendidikan bertaraf internasional atau President University saat ini berada. Tepat di sebelah lokasi rencana pengembangan kawasan baru, akan terdapat pusat kesehatan dan segera pusat perbelanjaan bintang lima yaitu Plaza Indonesia Jababeka dan Supermarket AEON. Sementara itu, di sebelahnya terdapat lapangan golf internasional seluas sekitar 70 hektar yang dirancang oleh golfer ternama Nick Faldo.

Dinamakan Jababeka Golf and Country Club, pegolf di sini rata-rata mencapai 60.000 pemain per tahun, dan 80 persen pegolf yang masuk adalah orang asing dan eksekutif bisnis. Pembangunan TOD Cikarang-Jababeka juga didukung oleh akses pejalan kaki yang memadai sehingga ramah terhadap pemudik baik berjalan kaki, bersepeda maupun angkutan umum.

"Trotoar saat ini sudah cukup lebar, terutama di area boulevard, sehingga bisa juga digunakan sebagai jalur bersepeda dan jogging. Namun kami sedang berupaya memperbaiki jalur pejalan kaki di area pinggir jalan agar lebih nyaman bagi warga untuk pergi dari rumahnya menuju stasiun MRT,” jelas Marcus.

Seluruh proyek perumahan Jababeka berlokasi di dekat stasiun MRT dan mudah dijangkau. Baik berjalan kaki atau menggunakan wahana bersama, seperti sepeda listrik yang ditawarkan. Namun, lanjut Marcus, salah satu proyek yang dinantikan adalah yang terdekat, yakni hanya berjarak 5 menit dari stasiun MRT. Cluster baru ini rencananya akan dirilis dan dipresentasikan ke publik pada 19 Februari 2024. Proyek ini merupakan kolaborasi terbaik antara Jababeka dan pengembang premium Jepang Mitsui Fudosa Asia (MFA). Seperti yang Anda ketahui, MFA memiliki portofolio proyek yang dapat ditemukan di beberapa negara seperti Singapura, Malaysia, Thailand, india, Filipina, India dan Australia. Didirikan pada tahun 1981, MFA kini telah bermitra dengan beberapa perusahaan untuk mengembangkan lebih dari 60 proyek terkemuka.

“Proyek perumahan ini akan berada di kawasan Sport City Jababeka, sebelah timur TOD hub. Merupakan mega cluster seluas 34 hektar yang telah matang dan menjadi hub residensial dan komersial terbaru Jababeka Residence,” jelas Marcus.

Saat ini mega cluster telah dibangun dan dihuni penuh oleh tiga rumah hunian yaitu Monaco Townhouse, Sevilla Townhouse dan Rotterdam. Selain kawasan residensial juga terdapat dua pusat perbelanjaan yaitu Monaco dan Sevilla Townhouse yang telah diserahterimakan dan sudah menjadi rumah bagi beberapa bisnis. Tak hanya menarik karena terletak di dekat TOD hub Cikarang-Jababeka, kawasan Sport City juga memiliki koneksi langsung ke Pantura yang terhubung langsung dengan stasiun KRL Cikarang. Lokasi cluster baru ini tentunya sangat strategis dan diminati sebagai kawasan hunian atau komersial.

“Kawasan baru Jababeka Residence dan MFA ini sangat layak untuk ditunggu dan menjadi milik generasi Millenial dan Generasi Z. Selain terjangkau, disini kami juga membangun unit yang tidak sebatas membangun rumah saja, namun juga memberikan kenyamanan, keamanan dan kenyamanan. sebanyak-banyaknya apartemen yang bijaksana,” tutupnya.



source news.republika.co.id

Berita Terkait

No Posts Found