Loker : HRGA Staff đź“Ť Placement: Lamongan   Perempuan, dengan pengalaman minimal 1 tahun di bidang HRGA Pendidikan minimal D3/S1 Memahami dan mampu menerapkan kebijakan serta prosedur HRGA Memiliki pengetahuan yang baik tentang peraturan ketenagakerjaan

đź“© Send your updated CV to:
murih.hermawan@japfa.com

Industrial Manufacture Meet Up di Cikarang Bahas Strategi Hadapi Perang Dagang Global

Hallo Pabrikers, Sebanyak 50 perusahaan manufaktur di Cikarang, yang mayoritas diwakili oleh Human Resource Development (HRD), menghadiri acara Industrial Manufacture MeetUp di Grand Zuri Hotel Jababeka, Cikarang, Rabu (27/05).

Mei 28 2025, 09:00

Cikarang,-

Jurnalkawasan.com – Hallo Pabrikers, Sebanyak 50 perusahaan manufaktur di Cikarang, yang mayoritas diwakili oleh Human Resource Development (HRD), menghadiri acara Industrial Manufacture MeetUp di Grand Zuri Hotel Jababeka, Cikarang, Rabu (27/05).

Acara ini mengusung tema “Strategi Manufaktur Indonesia di Tengah Perang Dagang Global,” yang relevan dengan dinamika ekonomi saat ini.

Acara ini menghadirkan dua narasumber kompeten, yaitu Rochmad Yuwono, General Manager PT Mesin Isuzu Indonesia, dan Aries Heru Prasetya, pengamat ekonomi dari Tim Intelejen Pemasaran PPM Manajemen.

Keduanya berbagi pandangan mendalam tentang tantangan dan peluang industri manufaktur di tengah ketegangan perang dagang global.

Direktur Jurnalkawasan.com, Dody, menyatakan bahwa acara ini dirancang untuk merespons situasi terkini terkait perang dagang yang berdampak pada sektor industri.

“Kami berharap MeetUp ini dapat memberikan wawasan strategis bagi pelaku industri untuk mengantisipasi dampak negatif dan memanfaatkan peluang yang ada,” ujar Dody.

Dalam paparannya, Rochmad Yuwono menyoroti strategi bertahan (Manufacture Survival Climate) yang harus diterapkan industri manufaktur. Ia menekankan dua poin utama yaitu efisiensi dan inovasi.

Menurutnya, efisiensi dapat dicapai melalui optimalisasi sumber daya manusia (man), mesin (machine), metode (method), dan material (material). Sementara itu, inovasi menjadi kunci untuk menghadapi tantangan perang dagang, termasuk tarif timbal balik (reciprocal tariff) yang saat ini memengaruhi Indonesia.

Ia mencatat bahwa Indonesia menghadapi tarif impor sebesar 47% dari AS dan 32% dari negara lain, yang berdampak pada rantai pasok global. Rochmad juga mengungkapkan bahwa 70% pelanggan PT Mesin Isuzu Indonesia berasal dari pasar global, sementara 30% domestik.

Untuk mempertahankan daya saing, ia menyarankan jaringan distribusi global yang efisien dengan fokus pada produk berkualitas tinggi dan margin keuntungan yang kompetitif. Selain itu, ia menggarisbawahi pentingnya hubungan industrial yang baik untuk mendukung efisiensi tenaga kerja.

Sementara itu, Aries Heru Prasetya memberikan analisis mendalam tentang dampak perang dagang terhadap perekonomian Indonesia. Ia menyajikan data yang menunjukkan tren pertumbuhan ekonomi yang fluktuatif sepanjang 2022 hingga 2024, dengan tingkat pertumbuhan PDB (Y-o-Y) yang cenderung menurun.

Selain itu, ia memperlihatkan penurunan investasi aset tetap (fixed asset investment) dan penjualan ritel barang konsumsi (retail sales consumer goods) selama periode yang sama. Aries juga menyoroti perlambatan ekspor dan impor, dengan tingkat pertumbuhan ekspor yang sempat negatif pada beberapa periode, mencerminkan tantangan dalam perdagangan global akibat perang dagang.

Untuk mengatasi situasi ini, Aries mengusulkan “2025 Action Plan for Stabilizing Foreign Investment” dengan lima langkah strategis: (1) membuka sektor telekomunikasi, kesehatan, dan pendidikan secara bertahap, (2) mengurangi pembatasan investasi asing di sektor manufaktur, (3) memperluas pembukaan sektor jasa, (4) membuka sektor biomedis, dan (5) mendorong investasi ekuitas asing.

Menurutnya, langkah-langkah ini dapat membantu menstabilkan perekonomian Indonesia di tengah tekanan global. Diskusi berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab, di mana peserta membahas isu seperti kenaikan biaya logistik dan fluktuasi pasar ekspor.

Di akhir sesi, ditutup dengan komitmen untuk menggelar forum serupa guna mendukung kemajuan industri manufaktur di Indonesia.

Pada acara ini Jurnalkawasan.com berkolaborasi dengan Manulife serta didukung oleh Grand Zuri Hotel Jababeka, PPM Manajemen, Andara Catering, dan Waterboom Lippo Cikarang. (DF)

Berita Terkait

No Posts Found