Imoto Indonesia Siap Produksi Motor Listrik Tahun Depan di Cikarang
Hallo Pabrikers, IMOTO mengadakan sesi perkenalan di Sheraton Hotel Gandaria hari ini untuk mengungkap rencana peluncuran kendaraan listrik terbarunya, VISION.ev, yang direncanakan akan diniagakan pada tahun 2025 mendatang.
Cikarang,-
Hallo Pabrikers, IMOTO mengadakan sesi perkenalan di Sheraton Hotel Gandaria hari ini untuk mengungkap rencana peluncuran kendaraan listrik terbarunya, VISION.ev, yang direncanakan akan diniagakan pada tahun 2025 mendatang.
Antony Lesmana, Co-Founder IMOTO Indonesia, menyatakan, "Kami berencana memulai produksi VISION.ev mulai kuartal pertama tahun 2025 di pabrik kami di Cikarang. Pada tahap awal, kami akan menghasilkan sekitar 1.000 unit per bulan, dengan rencana untuk meningkatkan jumlahnya seiring waktu."
IMOTO tidak hanya menargetkan produksi massal, tetapi juga fokus pada Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). "Kami menetapkan target TKDN lebih dari 75%, yang akan terus kami tingkatkan hingga mencapai 85% pada tahun 2026," tambah Antony.
Visi IMOTO untuk menjadi pemimpin dalam produksi kendaraan roda dua listrik ditegaskan oleh Antony, dengan menggambarkan skala industri mereka sebagai "posisi yang sederhana dengan ambisi yang tinggi."
VISION.ev, hasil dari 2,5 tahun pengembangan oleh talenta muda Indonesia, diklaim telah dilengkapi dengan teknologi pengecasan cepat yang memungkinkan pengisian baterai dari 20% hingga 80% dalam waktu hanya 30 menit. Dengan baterai berkapasitas 5,7 kWh, kendaraan ini mampu menempuh jarak hingga 160 km dengan kecepatan maksimum 105 km/jam.
Selain itu, IMOTO berencana untuk membangun ekosistem stasiun pengisian daya yang luas untuk mendukung perkembangan kendaraan listrik di Indonesia. "Kami berkomitmen untuk menyediakan setidaknya 200 titik pengisian motor listrik di setiap kota pada tahap awal peluncuran," ujar Doddy Lukito, Co-Founder IMOTO Indonesia.
Dengan langkah-langkah ini, IMOTO tidak hanya berusaha menghadirkan produk inovatif, tetapi juga memperkuat infrastruktur yang diperlukan untuk mendukung pertumbuhan dan adopsi kendaraan listrik di Indonesia.
Source : carmudi.co.id