Loker : HRGA Staff 📍 Placement: Lamongan   Perempuan, dengan pengalaman minimal 1 tahun di bidang HRGA Pendidikan minimal D3/S1 Memahami dan mampu menerapkan kebijakan serta prosedur HRGA Memiliki pengetahuan yang baik tentang peraturan ketenagakerjaan

📩 Send your updated CV to:
murih.hermawan@japfa.com

HR Sunset Meet Bahas Pro-Kontra Desk Ketenagakerjaan Polri, Praktisi HR Diminta Tetap Tenang

Hallo Pabrikers, sebanyak 60 HR Manager dari berbagai perusahaan manufaktur di kawasan industri Cikarang menghadiri acara HR Sunset Meet yang diadakan oleh jurnalkawasan.com di restoran Hotel Lois Kiene (LK) Cikarang, Selasa (25/2) pukul 17.00 WIB. Diskusi bertema "Pro Kontra Desk Ketenagakerjaan" ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni pakar hukum ketenagakerjaan Anwar Budiman dan Aipda Yuliana dari Kasubnit Bintibsos Sat Binmas Polres Metro Bekasi.

Feb 26 2025, 21:50

Cikarang – 

Hallo Pabrikers, sebanyak 60 HR Manager dari berbagai perusahaan manufaktur di kawasan industri Cikarang menghadiri acara HR Sunset Meet yang diadakan oleh jurnalkawasan.com di restoran Hotel Lois Kiene (LK) Cikarang, Selasa (25/2) pukul 17.00 WIB. Diskusi bertema "Pro Kontra Desk Ketenagakerjaan" ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni pakar hukum ketenagakerjaan Anwar Budiman dan Aipda Yuliana dari Kasubnit Bintibsos Sat Binmas Polres Metro Bekasi.

Dalam pemaparannya, Anwar Budiman menjelaskan bahwa keberadaan Desk Ketenagakerjaan Polri sebenarnya bukan hal baru. Menurutnya, desk ini hanya merupakan penegasan dari kebijakan lama yang sudah berjalan sebelumnya. “Ini bukan kebijakan yang tiba-tiba muncul dan menggeser peran HR dalam perusahaan. Fungsinya tetap pada aspek penegakan hukum, bukan mengambil alih tugas strategis manajemen SDM,” jelasnya. Ia pun mengajak para praktisi HR untuk tetap fokus pada tanggung jawabnya tanpa perlu khawatir kehilangan peran dalam menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan di perusahaan.

Sementara itu, Aipda Yuliana menegaskan bahwa pihak kepolisian akan selalu bertindak profesional dalam menangani kasus ketenagakerjaan. “Polri tidak akan masuk ke ranah hubungan industrial kecuali ada unsur pelanggaran hukum, seperti kasus kriminal atau ketidaksesuaian dengan regulasi yang berlaku,” katanya. Ia pun berbagi pengalaman saat menangani kasus pelecehan seksual di tempat kerja, yang menurutnya membutuhkan pendekatan hati-hati agar tetap menjaga keseimbangan antara kepentingan korban, perusahaan, dan penegakan hukum.


Diskusi berlangsung interaktif, dengan banyak peserta yang mengajukan pertanyaan terkait peran kepolisian dalam kasus-kasus ketenagakerjaan. Sebagian HR Manager mengungkapkan kekhawatiran bahwa keterlibatan Polri dapat memperumit mekanisme penyelesaian perselisihan hubungan industrial. Namun, baik Anwar maupun Aipda Yuliana menegaskan bahwa sinergi antara kepolisian dan HR justru dapat memperkuat perlindungan tenaga kerja sekaligus memastikan kepatuhan hukum dalam dunia industri.

Acara HR Sunset Meet kali ini terselenggara berkat dukungan dari Gaji.id dan Hotel Lois Kiene (LK) Cikarang. Gaji.id merupakan platform digital yang membantu perusahaan dalam mengelola penggajian secara lebih efisien, akurat, dan sesuai regulasi ketenagakerjaan di Indonesia. Info selengkapnya klik disini Sementara itu, Hotel Lois Kiene (LK) Cikarang adalah hotel berbintang yang menawarkan fasilitas premium serta lokasi strategis di kawasan industri Cikarang, menjadikannya pilihan ideal untuk berbagai acara bisnis dan korporasi. (*)

Berita Terkait

No Posts Found