Dinas Pariwisata Sosialisasikan Penggunaan Aplikasi Wisata Industri
Dinas Pariwisata Pada Hari Senin (29/01) resmi menggelar sosialisasi penggunaan aplikasi wisata industri, di Gedung Theater Graha Pariwisata , Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, Cikarang Timur.
Cikarang,-
Hallo Pabrikers, Dinas Pariwisata Pada Hari Senin (29/01) resmi menggelar sosialisasi penggunaan aplikasi wisata industri, di Gedung Theater Graha Pariwisata , Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, Cikarang Timur. Acara ini dihadiri oleh 34 Sekolah dan 31 Perusahaan di Daerah Cikarang dan sekitarnya. Aplikasi wisata industri ini dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih interaktif dan informatif bagi para pengunjung. Dengan bantuan teknologi, wisatawan dapat merencanakan perjalanan mereka dengan lebih baik, mendapatkan informasi terkini tentang destinasi, serta mengeksplorasi potensi industri pariwisata secara lebih mendalam.
Salah satu fitur utama dari aplikasi ini adalah pemandu virtual yang memberikan narasi interaktif tentang berbagai tempat wisata industri. Selain itu, aplikasi ini juga menyediakan informasi praktis seperti jam buka, harga tiket, dan fasilitas yang tersedia di setiap destinasi. Dengan begitu, wisatawan dapat merencanakan perjalanan mereka dengan lebih efisien dan menghindari kekecewaan yang mungkin muncul akibat kurangnya informasi.
"Dengan aplikasi ini dapat memudahkan bagi sekolah dan juga industri yang saling keterhubungan", Kata Yudia.
Yudia menjelaskan, dengan adanya aplikasi ini dapat membantu atau memudahkan sekolah dan industri misalnya dalam kegiatan kunjungan industri yang biasanya diadakan setahun sekali oleh sekolah tidak perlu ribet dalam mencari / survei langsung ke tempat industri, Dengan adanya aplikasi ini pihak sekolah dapat mencari beberapa industri atau perusahaan dan juga melihat info seputar perusahaan tersebut bahkan dapat reservasi atau bisa mengirim pesan ke perusahaan, jika ada problem seperti pemunduran jadwal berkunjung.
Melalui langkah ini, Dinas Pariwisata dan Pak Yudia berharap dapat menciptakan ekosistem pariwisata yang inklusif, di mana kolaborasi antara sektor bisnis, pemerintah, dan pendidikan dapat menghasilkan dampak positif yang berkelanjutan. Aplikasi ini tidak hanya memberikan manfaat bagi wisatawan, tetapi juga membantu pelaku industri dalam manajemen operasional yang lebih efisien.
"Dengan data yang akurat dan terkini, kita dapat memantau jumlah pengunjung, mengelola penjualan tiket, dan bahkan mengevaluasi tingkat kepuasan pengunjung. Ini adalah langkah kritis dalam meningkatkan kualitas layanan," Kata Yudia. (RY)