Loker : HRGA Staff 📍 Placement: Lamongan   Perempuan, dengan pengalaman minimal 1 tahun di bidang HRGA Pendidikan minimal D3/S1 Memahami dan mampu menerapkan kebijakan serta prosedur HRGA Memiliki pengetahuan yang baik tentang peraturan ketenagakerjaan

📩 Send your updated CV to:
murih.hermawan@japfa.com

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja Dimakamkan di Makam Keluarga dengan Protokol Kesehatan

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja meninggal dunia setelah berjuang melawan Covid-19 Rumah Sakit Siloam, Tangerang, Minggu (11/07/2021) pukul 21.30 WIB.

Jul 12 2021, 04:10

Cikarang,-

Halo Pabrikers, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja meninggal dunia setelah berjuang melawan Covid-19 Rumah Sakit Siloam, Tangerang, Minggu (11/07/2021) pukul 21.30 WIB.

Almarhum akan dimakamkan di pemakaman keluarga di area kediamannya di RT 001/RW 04 Kp Lemah Abang Desa Waluya, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

“Almarhum akan dimakamkan di pemakaman keluarga,” kata Fahri salah satu keponakan Bupati Bekasi Eka, Senin (12/7/2021).

Terkait waktu penguburan, kata Fahri, belum mengetahui kapan tepatnya. Akan tetapi jenazah sedang menuju ke rumah duka. Dari informasi yang dihimpun, sebelum dimakamkan akan ada serah terima jabatan di kediamannya. Semua proses pemakaman dilakukan sesuai prosedur protokol kesehatan.

Sejumlah pelayat terus berdatangan, dari unsur aparatur sipil negara Kabupaten Bekasi, pengurus partai Golkar, anggota DPRD Kabupaten Bekasi, dan keluarga. Agar tidak terjadi kerumunan, petugas penjaga melakukan pembatasan pelayat yang datang. Mereka yang masuk hanya boleh dari keluarga, rekan almarhum, dan aparat pemerintah.

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja meninggal dunia setelah berjuang melawan Covid-19 selama beberapa pekan terakhir.

Almarhum meninggal pada pukul 21.30 WIB, Minggu (11/7/2021) saat dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Siloam Kelapa Dua, Tangerang.

Kabar meninggalnya orang nomor satu di Kabupaten Bekasi itu dibenarkan oleh Kepala Sub Bagian Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Bekasi, Ramdan Nurul Ikhsan.

"Iya betul, bapak meninggal dari informasi keluarga meninggal pukul 21.30 WIB," kata Ramdan, saat dikonfirmasi, Minggu (11/7/2021).

Ramdan menjelaskan, Bupati Bekasi langsung menjalani perawatan ICU setelah terkonfirmasi positif virus corona.

Bupati Bekasi Eka memiliki riwayat penyakit atau komorbid sehingga perlu penanganan medis di rumah sakit. Namun, ruang perawatan di Kabupaten Bekasi penuh sehingga Eka Supria Atmaja terpaksa dibawa ke Tangerang. 

"Keterangan dari dinkes, beliau trombositnya sempat turun, kemudian ada sesak nafas dan komorbid makanya harus dibawa k ICU," kata Ramdan.

"Waktu itu penuh semua di Bekasi, kemudian adanya ke Tangerang. Kemudian setelah dirawat, kondisi beliau mulai stabil namun kadang turun naik," ucapnya lagi.

Ramdan mengatakan, terkait pemakaman Bupati Bekasi masih belum dipastikan. Pihaknya masih terus berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk pengurusan lebih lanjut.

"Mohon doanya untuk seluruh warga Kabupaten Bekasi, semoga almarhum husnul khotimah, diampuni semua dosa-dosanya, dilapangkan kuburnya, ditempatkan di surga-Nya, di surga firdaus. Mohon doanya dari seluruh warga," ucap Ramdan.(*)

Berita Terkait

No Posts Found