Banjir Rendam 30 Desa di Bekasi, Longsor Terjadi di Cikarang Selatan
Hallo Pabrikers, Bencana hidrometeorologi meluas di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. BPBD mencatat 31 desa di 13 kecamatan terdampak dalam kejadian kali ini, dengan 30 desa terendam banjir dan satu desa mengalami longsor. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, menyebut jumlah warga terdampak mencapai 21.260 kepala keluarga. “KK terdampak 21.260 keluarga, wilayah terdampak yaitu 31 desa di 13 kecamatan,” kata Dodi, Kamis, 22 Januari 2025.
Cikarang,
Hallo Pabrikers, Bencana hidrometeorologi meluas di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. BPBD mencatat 31 desa di 13 kecamatan terdampak dalam kejadian kali ini, dengan 30 desa terendam banjir dan satu desa mengalami longsor.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, menyebut jumlah warga terdampak mencapai 21.260 kepala keluarga. “KK terdampak 21.260 keluarga, wilayah terdampak yaitu 31 desa di 13 kecamatan,” kata Dodi, Kamis, 22 Januari 2025.
Dodi menjelaskan, banjir terjadi di sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Muaragembong, Cabangbungin, Tambun Utara, Tambun Selatan, Cibitung, Cikarang Pusat, Cikarang Utara, Pebayuran, Sukawangi, Babelan, dan Kedungwaringin. Sementara itu, tanah longsor dilaporkan terjadi di Desa Serang, Kecamatan Cikarang Selatan.
Sebagai langkah penanganan, BPBD Kabupaten Bekasi telah melakukan berbagai upaya di lapangan. Mulai dari pendataan, evakuasi warga terdampak, hingga koordinasi bersama relawan untuk membantu proses penanganan darurat.
“Kami juga melakukan asesmen dan pemberian bantuan logistik kepada korban terdampak serta pemberian imbauan kepada warga,” ujar Dodi.
Berikut data wilayah terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Bekasi yang dihimpun BPBD:
1. Kecamatan Muara Gembong
-
Desa Pantai Harapan Jaya (banjir 20–50 cm)
-
Desa Jayasakti (banjir 20–50 cm)
2. Kecamatan Cabangbungin
-
Desa Lenggahsari (banjir 50–110 cm)
-
Desa Jayalaksana (banjir 30–40 cm)
-
Desa Sindang Jaya (banjir 30–40 cm)
-
Desa Jaya Bakti (banjir 30–40 cm)
-
Desa Sindang Sari (banjir 30–40 cm)
3. Kecamatan Tambun Utara
-
Desa Satria Mekar (angin kencang 1 titik)
-
Desa Karang Satria (banjir 30–80 cm)
-
Desa Srimukti (banjir 30–50 cm)
4. Kecamatan Tambun Selatan
-
Kelurahan Jatimulya (banjir 30–50 cm)
-
Desa Mangunjaya (banjir 70–90 cm)
5. Kecamatan Cibitung
6. Kecamatan Cikarang Utara
-
Desa Tanjungsari (banjir 20–60 cm)
-
Desa Karang Raharja (banjir 20–60 cm)
-
Desa Karang Baru (banjir 40–50 cm)
-
Desa Karang Asih (banjir 40–60 cm)
7. Kecamatan Cikarang Timur
-
Desa Labansari (banjir 20–80 cm)
8. Kecamatan Cikarang Selatan
-
Desa Serang (tanah longsor 1 titik)
9. Kecamatan Tambelang
-
Desa Sukabakti (banjir 40–100 cm)
10. Kecamatan Sukatani
-
Desa Sukamanah (banjir 40–60 cm)
-
Desa Sukadarma (banjir 40–60 cm)
11. Kecamatan Babelan
-
Desa Buni Bakti (banjir 30–40 cm)
-
Desa Muara Bakti (banjir 20–50 cm)
-
Desa Hurip Jaya (banjir 10–40 cm)
-
Desa Kedungjaya (banjir 30–50 cm)
-
Desa Kedungpengawas (banjir 20–30 cm)
12. Kecamatan Tarumajaya
-
Desa Samudra Jaya (banjir 20–50 cm)
13. Kecamatan Kedungwaringin
-
Desa Suka Raya (banjir 20–70 cm)
BPBD mengimbau warga di wilayah rawan banjir untuk tetap waspada, terutama saat intensitas hujan meningkat dan debit air sungai mengalami kenaikan. Warga juga diminta mengikuti arahan petugas serta segera melapor jika terjadi kondisi darurat di lingkungan masing-masing.
source: metrotv