Loker : HRGA Staff 📍 Placement: Lamongan   Perempuan, dengan pengalaman minimal 1 tahun di bidang HRGA Pendidikan minimal D3/S1 Memahami dan mampu menerapkan kebijakan serta prosedur HRGA Memiliki pengetahuan yang baik tentang peraturan ketenagakerjaan

📩 Send your updated CV to:
murih.hermawan@japfa.com

172 Lulusan SMK Kabupaten Bekasi Siap Tempuh Magang di Jepang dan Jerman

Halo Pabrikers, Pemerintah Kabupaten Bekasi terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program pemagangan internasional. Sebanyak 172 peserta program Specified Skilled Worker (SSW) Jepang dan Ausbildung Jerman resmi diberangkatkan dalam sebuah seremoni pelepasan di SMK Mitra Industri MM2100, Cikarang Barat, Kamis (30/4/2026).

Jun 03 2026, 09:56

CIKARANG BARAT –

Halo Pabrikers, Pemerintah Kabupaten Bekasi terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program pemagangan internasional. Sebanyak 172 peserta program Specified Skilled Worker (SSW) Jepang dan Ausbildung Jerman resmi diberangkatkan dalam sebuah seremoni pelepasan di SMK Mitra Industri MM2100, Cikarang Barat, Kamis (30/4/2026).

Pelepasan peserta dilakukan oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi, Ida Farida, yang hadir mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi. Dalam kesempatan tersebut, Ida menegaskan bahwa program pemagangan ke luar negeri merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja muda sekaligus memperluas akses terhadap peluang kerja global.

Menurutnya, tantangan ketenagakerjaan di Kabupaten Bekasi masih cukup besar. Tingkat pengangguran yang mencapai 8,78 persen berada di atas rata-rata Provinsi Jawa Barat sehingga memerlukan upaya bersama dari berbagai pihak untuk menekannya.

“Angka pengangguran di Kabupaten Bekasi mencapai 8,78 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata Provinsi Jawa Barat. Ini bukan prestasi, melainkan tantangan yang harus kita atasi bersama,” ujarnya.


Ida menyampaikan, keberangkatan para peserta menjadi kebanggaan tidak hanya bagi keluarga dan sekolah, tetapi juga bagi pemerintah daerah. Ia menilai program tersebut membutuhkan kesiapan yang matang karena peserta harus mampu beradaptasi dengan lingkungan baru, termasuk budaya, bahasa, hingga perbedaan waktu di negara tujuan.

Selain memperoleh pengalaman kerja internasional, para peserta juga didorong untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai sarana pengembangan diri. Pemerintah berharap mereka dapat meningkatkan kompetensi profesional, memperluas wawasan, bahkan melanjutkan pendidikan sesuai bidang yang ditekuni.

“Manfaatkan peluang ini sebaik-baiknya. Bangun karier, tingkatkan kompetensi, dan jika memungkinkan, ciptakan peluang kerja ketika kembali ke Indonesia,” katanya.


Pemerintah Kabupaten Bekasi menaruh harapan besar agar seluruh peserta yang mengikuti program tersebut dapat kembali dengan membawa pengalaman, keterampilan, dan pengetahuan yang memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah.

Di sisi lain, Ida juga mengingatkan pentingnya menjaga nama baik bangsa selama menjalani program pemagangan di luar negeri. Para peserta diminta menunjukkan sikap profesional dan etos kerja yang baik sebagai representasi Indonesia, khususnya Kabupaten Bekasi.

“Tunjukkan bahwa lulusan SMK Kabupaten Bekasi mampu bersaing di tingkat internasional dan menjadi role model bagi generasi berikutnya,” tegasnya.


Program pemagangan ke Jepang dan Jerman ini diharapkan menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Bekasi dalam menyiapkan lulusan yang siap memasuki dunia kerja global. Pemerintah daerah optimistis, perluasan program serupa dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja sekaligus menekan angka pengangguran secara bertahap di Kabupaten Bekasi maupun Jawa Barat.


Source: bekasikab.go.id

Berita Terkait

No Posts Found