Langkah Jitu PT Omron Manufacturing Dalam Pengendalian Covid-19
Berdasarkan data Covid-19 saat ini, Indonesia menempati peringkat ke-20 dunia dalam kasus Covid-19. Trifilia ESH Senior Officer PT Omron Manufacturing of Indonesia (OMI) menjelaskan, ketika PT OMI dalam masa terjadinya kasus Covid -19 yang tak terkendali, di mana BOR (Bed Occupancy Rate) sangat tinggi dan hampir seluruh RS di Kabupaten Bekasi penuh,
Cikarang,-
Halo Pabrikers, klaster pabrik atau klaster industri selama ini disinyalir berkontribusi besar terhadap peningkatan penularan Covid-19. Hampir semua perusahaan manufaktur berupaya untuk menekan laju penularan terhadap karyawannya. Trifilia ESH, Senior Officer PT Omron Manufacturing of Indonesia (OMI) membagikan tipsnya kepada para pabrikers khususnya perusahaan manufaktur, bagaimana langkah-langkah menjelaskan strategi pengendalian penanganan Covid -19, dimana Bed Occupancy Rate (BOR) sangat tinggi dan hampir seluruh RS di Kabupaten Bekasi penuh. Berikut Tipsnya:
1. Memperkuat fondasi dasar dalam implementasi protokol kesehatan sehingga mampu menciptakan budaya baru.
2. Mempercepat 3 T ( testing, tracing, treatment ) untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di area kerja.
3. Melalukan test screening massal pada seluruh karyawan ketika kasus Covid-19 memuncak.
4. Membangun kerjasama dan komunikasi yang baik dengan semua pihak karyawan, stakeholder, customer, supplier, dan instansi pemerintah.
5 Melakukan mempercepat program vaksinasi karyawan, yang sudah terlaksana pada bulan Juli 2021 dengan mengadakan vaksinasi gotong royong bagi 1000 karyawan sehingga di minggu ketiga bulan Juli 2021 tingkat ratio vaksinasi sudah melebihi target di atas 70 % atau dengan kata lain kondisi herd immunity tercapai.
6. Berusaha mengimplementasikan zero learning curve bagi karyawan baru, dengan memaksimalkan sistem rekruitmen secara online, dan memastikan kondisi kesehatan karyawan dengan cara melakukan test screening Covid-19 bagi calon karyawan baru.
7. Memaksimalkan program efisiensi biaya, mengurangi kegiatan yang kurang penting.
8. PT OMI mempersiapkan mes karyawan menjadi tempat isolasi yang aman dan nyaman, dengan kapasitas seratus orang, penyediaan makanan / minuman dan sarana medis dan tim medis di klinik 24 jam.
Trifilia menyadari dalam situasi pandemi terjadi suatu kondisi mengenai ketidakpastian bisnis. Sementara itu, PT OMI memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi kepada masyarakat, menjaga operasional bisnis dan menjaga kesehatan karyawannya. PT OMI bertahan menjaga kondisi bisnis perusahaan tetap baik, dengan cara zero lockdown.
Wanita yang akrab dipanggil Lia ini juga mengaku, selama masa pandemi PT OMI masih bisa beroperasi 100% karena IOMKI PT OMI masuk kategori kritikal. Seperti diketahui, dari sekitar 60 perusahaan yg ada di Kawasan Industri EJIP, hanya 30% perusahaan yg bisa beroperasi 100% termasuk PT OMI Hal ini disebabkan antara lain karena PT OMI sudah mengantongi status Authorized Economic Operator (AEO) dan mendapat Primaniyarta Award dari Presiden Bapak Jokowi sebagai perusahaan eksporter dengan tingkat eksport tinggi selama pandemi.(adz)
Baca Juga : PT OMI Berhasil Memperoleh Medali Emas di Kompetisi TOGA
Baca Juga :Penderita Covid-19 di Kabupaten Bekasi Kini Tinggal 181 Orang
Baca Juga : Forum Komunikasi Zona HR-GA Kabupaten Bekasi Gelar Vaksinasi Untuk Kawasan Industri