Harga Emas Hari Ini : Berat 0.5 gram Harga 516.000 Berat 1 gram Harga 932.000 | Berat 2 gram 1.804.000 | Berat 3 gram Harga 2.681.000 | Berat 5 gram  Harga 4.435.000 |  Berat 10 gram Harga 8.815.000 | Berat 25 gram Harga 21.912.000 | Berat 50 gram Harga 43.745.000 | Berat 100 gram Harga 87.412.000 | Berat 250 gram Harga 218.265.000 | Berat 500 gram Harga 436.320.000 | Berat 1000 gram Harga 872.600.000









Supir Bus dan Penumpang di Terminal Cikarang Pasrah Pelarangan Mudik

Pelarangan mudik yang mulai berlaku pada 6-17 Mei memang menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat khususnya bagi pendatang yang bekerja di luar kota seperti nampak di Terminal Kali Jaya, Cikarang Utara, Senin (26/4/2021).

Apr 26 2021, 16:30

Cikarang,-

Hallo Pabrikers, Pelarangan mudik yang mulai berlaku pada 6-17 Mei memang menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat khususnya bagi pendatang yang bekerja di luar kota seperti nampak di Terminal Kali Jaya, Cikarang Utara, Senin (26/4/2021).

Adher yang merupakan perantau dari Tasikmalaya menceritakan niatnya mudik, selama puasa dagangan sepi apalagi suasana Covid-19 seperti sekarang ini, maka dari itu Ia memilih untuk mudik ke kampung halaman.

“Sebelum tanggal 6 Mei, kita bisa mudik ke kampung halaman” ujar pria 23 tahun itu.

Ia mengimbau untuk para perantau untuk mematuhi larangan mudik yang akan dimulai pada tanggal 6 Mei tersebut.

Di sisi lain, Budi selaku supir bus jurusan Cikarang-Tasikmalaya mengatakan, selama belum ada instruksi dari pemerintah pusat untuk berhenti beroperasi, dirinya tetap akan melanjutkan aktivitasnya mengangkut penumpang.

“Sejauh ini memang kemarin dengar yang awal direncanakan dari awal tanggal 6-17 Mei tapi dimajukan ke tanggal 22 April- 24 dan selama belum ada instruksi dari pemerintah pusat untuk stop ya kita bakal terus narik kecuali kalau kasusnya kita sudah dapat kabar dari kantor soal pelarangan kita stop narik” ujar Budi.

Budi menuturkan, dirinya belum siap terhadap pelarangan mudik yang akan dilaksanakan pada tanggal 6 tersebut, sementara Ia memiliki tanggungan seorang istri dan anak yang harus Ia nafkahi.

“Tolonglah untuk pemangku jabatan disana kita cuman minta uluran tangannya seperti bantuan dana untuk orang yang bekerja di sektor transportasi dan satu lagi jangan setengah-setengah membasmi travel gelap biar kita gak sama-sama iri”, ujar Budi.(dmr)

Berita Terkait

No Posts Found