Loker : HRGA Staff 📍 Placement: Lamongan   Perempuan, dengan pengalaman minimal 1 tahun di bidang HRGA Pendidikan minimal D3/S1 Memahami dan mampu menerapkan kebijakan serta prosedur HRGA Memiliki pengetahuan yang baik tentang peraturan ketenagakerjaan

📩 Send your updated CV to:
murih.hermawan@japfa.com

Progress Pelabuhan Patimban Terkini

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi didampingi Bupati Subang, H. Ruhimat atau biasa dipanggil Kang Jimat, meninjau area Car Terminal dan Car Berth, Sabtu (31/10/2020). “Progres pembangunannya sudah mencapai 92 %. Car teminal ini memiliki dermaga berukuran 350 meter x 33 meter yang berkapasitas 218.000 CBU,” kata Budi.

Okt 31 2020, 20:55

Subang,-

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi didampingi Bupati Subang, H. Ruhimat atau biasa dipanggil Kang Jimat, meninjau area Car Terminal dan Car Berth, Sabtu (31/10/2020).

“Progres pembangunannya sudah mencapai 92 %. Car teminal ini memiliki dermaga berukuran 350 meter x 33 meter yang berkapasitas 218.000 CBU,” kata Budi.

Budi Karya menilai koordinasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang sangat kooperatif untuk memastikan pembangunan tahap awal Pelabuhan Patimban selesai tepat waktu.

“Operasional bisa berjalan efektif di bulan Desember. Ini akan membuka kesempatan kerja di sekitar wilayah Subang dan jadi awalan untuk Indonesia Maju,” jelasnya.

Disaat yang sama keduanya melepas kapal Kalimantan II yang sudah melaksanakan uji sandar di dermaga Pelabuhan Patimban. Terkait uji coba sandar tersebut telah dilaksanakan dan diawasi langsung oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut.

“Pembangunan Pelabuhan Patimban tahap 1 ini hampir selesai. Ini bisa terlaksana karena kolaborasi bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Saya sungguh berterima kasih untuk semua pihak yang terlibat dalam proses demi kemajuan bersama ini,” kata Kang Jimat.

Ia berharap Pelabuhan Patimban bisa menjadi simbol kebangkitan perekonomian khususnya masyarakat pesisir Subang. Terkait solusi untuk masyarakat pesisir termasuk nelayan yang terdampak, Kang jimat menyatakan dirinya telah melakukan koordinasi dengan kementerian terkait seperti Kemenhub dan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk merumuskan bersama solusi terbaik.(sir)


Berita Terkait

No Posts Found