Loker : HRGA Staff đź“Ť Placement: Lamongan   Perempuan, dengan pengalaman minimal 1 tahun di bidang HRGA Pendidikan minimal D3/S1 Memahami dan mampu menerapkan kebijakan serta prosedur HRGA Memiliki pengetahuan yang baik tentang peraturan ketenagakerjaan

đź“© Send your updated CV to:
murih.hermawan@japfa.com

Pengoptimalan Kurikulum SMK untuk Dunia Industri

Mangasi Parsaoran pada seminar kali ini berkesempatan mengisi penyelarasan Kurikulum yang sesuai dunia industri yang berlangsung di Ballroom Hotel Antero lantai 2 pada pukul 12.30 WIB yang dihadiri oleh 140 peserta, pada Kamis (01/04/2021).

Apr 01 2021, 08:50

Hallo Pabrikers…..

Mangasi Parsaoran pada seminar kali ini berkesempatan mengisi penyelarasan Kurikulum  yang sesuai dunia industri yang berlangsung di Ballroom Hotel Antero lantai 2 pada pukul 12.30 WIB yang dihadiri oleh 140 peserta, pada Kamis (01/04/2021).

Penyelarasan kurikulum  yang sekarang dikembangkan oleh Kementeria perindustrian, Kementerian Pendidikan dan Asosiasi industri yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri dan kurikulum yang berbasis kompetensi.

“Ada bantuan guru, peningkatan kompetensi guru, bantuan alat ke SMK, monitoring evaluasi Adapun di tahun 2020 ini kami mendatangkan 76 orang silver expert ke SMK .

Mangasi Parsaoran Siahaan menjelaskan, jika di SMK guru sejarah yang semestinya mengajarkan sejarah malah mengajarkan las oleh karena itu kami tengah memperbaiki struktur pendidikan di SMK kita. 

“Peningkatan kompetensi guru dan Coaching clinic  kita ingin mengklaim super tax deduction ternyata ada kendala-kendala maka Kementerian menyiapkan coaching clinic super tax deduction seperti memperbaiki MOU, mendapatkan klaim dan perhitungannya. Di dalam Coaching clinic ini kami di bantu DJP (Direktorat Jendral Pajak)”, paparnya.

Sambungnya, Di Jawa Barat  kita melibatkan industri sektor ILMATE (industri, Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika) dalam 2 tahap yang pertama kami melibatkan 52 perusahaan tahap kedua 47 perusahaan. Dan total yang sudah dibangun oleh kementrian perindustrian dan Dirjen ILMATE 339 perusahaan dan total 1080 perusaahan yang dibangun oleh Kementerian Perindustrian dan Dirjen Irjen dengan MOU (Memorondum Of Understanding).

“Intinya kita membangun kurikulum yang sesuai kebutuhan industri yang sesuai dengan standar kompetensi kemudian workshop yang sesuai dengan dunia industri dan dilengkapi dengan alat penunjang yang bisa dilaksanakan secara in house maupu onsite dan dari pelatihan nanti peserta mendapatkan sertifiikat untuk melamar pekerjaan dan jika tidak bergerak di bidang industri mereka dapat membuka usaha sendiri”, tutupnya. (dmr)

Berita Terkait

No Posts Found