Pemprov NTB Dorong Pemuda Ke Jepang Lewat Program Magang
Hallo Pabrikers, DPP Ikatan Pengusaha Kenshusei Indonesia melakukan kunjungan kerja selama tiga hari di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Salah satu agenda utama dalam kunjungan ini adalah pertemuan strategis dengan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTB, Baiq Nelly Yusnita, yang berlangsung di Hotel Lombok Astoria, Mataram (7/7).
Mataram
Hallo Pabrikers, DPP Ikatan Pengusaha Kenshusei Indonesia  melakukan kunjungan kerja selama tiga hari di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Salah satu agenda utama dalam kunjungan ini adalah pertemuan strategis dengan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTB, Baiq Nelly Yusnita, yang berlangsung di Hotel Lombok Astoria, Mataram (7/7).
Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur NTB untuk mengoptimalkan peluang pemagangan ke Jepang sebagai salah satu solusi nyata penyerapan tenaga kerja muda di NTB.Â
Dalam diskusi tersebut, Baiq Nelly menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam mendukung penuh program pemagangan ke Jepang. Ia menyampaikan bahwa kehadiran asosiasi seperti IKAPEKSI sangat membantu pemerintah dalam menjaring peserta seleksi daerah (selekda) secara lebih terarah dan profesional.“Kami harap dengan adanya asosiasi seperti IKAPEKSI, proses penjaringan peserta selekda tidak repot dan bisa lebih terstruktur. Apalagi kita tahu, lapangan kerja di Indonesia masih terbatas. Ini kesempatan besar untuk anak-anak muda NTB, baik lulusan SMK maupun sarjana,” ujar Baiq Nelly.
Ketua Umum IKAPEKSI, Pranyoto Widodo, menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya telah menjalin berbagai kerja sama internasional, termasuk dengan lembaga-lembaga besar di Jepang seperti AOTS, JICA, dan beberapa lembaga pelatihan lainnya. Kolaborasi ini, menurutnya, akan menjadi jembatan besar bagi daerah seperti NTB untuk mengakses peluang luar negeri secara lebih sistematis.“IKAPEKSI siap mendampingi dan menyiapkan SDM muda NTB. Kita sudah kerja sama dengan AOTS, JICA, dan beberapa lembaga Jepang lain. Jadi bisa didorong dengan cepat dan berkualitas,” ungkap Pranyoto.
Sementara itu, Ketua DPD IKAPEKSI NTB, Ridhowan, mengingatkan pentingnya pembinaan yang matang terhadap calon peserta selekda agar kuota besar yang diberikan bisa dimanfaatkan secara maksimal.“Jangan sampai kuota besar tersedia, tapi yang lolos hanya sedikit karena pembinaan lemah. Ini PR besar kita bersama,” tegas Ridwan.
Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara IKAPEKSI dan Pemerintah Provinsi NTB dalam menciptakan peluang kerja luar negeri yang berkualitas dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya generasi muda.
Dalam diskusi tersebut, Baiq Nelly menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam mendukung penuh program pemagangan ke Jepang. Ia menyampaikan bahwa kehadiran asosiasi seperti IKAPEKSI sangat membantu pemerintah dalam menjaring peserta seleksi daerah (selekda) secara lebih terarah dan profesional.“Kami harap dengan adanya asosiasi seperti IKAPEKSI, proses penjaringan peserta selekda tidak repot dan bisa lebih terstruktur. Apalagi kita tahu, lapangan kerja di Indonesia masih terbatas. Ini kesempatan besar untuk anak-anak muda NTB, baik lulusan SMK maupun sarjana,” ujar Baiq Nelly.
Ketua Umum IKAPEKSI, Pranyoto Widodo, menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya telah menjalin berbagai kerja sama internasional, termasuk dengan lembaga-lembaga besar di Jepang seperti AOTS, JICA, dan beberapa lembaga pelatihan lainnya. Kolaborasi ini, menurutnya, akan menjadi jembatan besar bagi daerah seperti NTB untuk mengakses peluang luar negeri secara lebih sistematis.“IKAPEKSI siap mendampingi dan menyiapkan SDM muda NTB. Kita sudah kerja sama dengan AOTS, JICA, dan beberapa lembaga Jepang lain. Jadi bisa didorong dengan cepat dan berkualitas,” ungkap Pranyoto.
Sementara itu, Ketua DPD IKAPEKSI NTB, Ridhwan, mengingatkan pentingnya pembinaan yang matang terhadap calon peserta selekda agar kuota besar yang diberikan bisa dimanfaatkan secara maksimal.“Jangan sampai kuota besar tersedia, tapi yang lolos hanya sedikit karena pembinaan lemah. Ini PR besar kita bersama,” tegas Ridwan.
Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara IKAPEKSI dan Pemerintah Provinsi NTB dalam menciptakan peluang kerja luar negeri yang berkualitas dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya generasi muda. (*)