Menaker Apresiasi Jababeka: Career Connect 2025 Jadi Jembatan Emas Talenta Muda dan Industri Bekasi
Hallo Pabrikers, Pemerintah Kabupaten Bekasi menyambut positif penyelenggaraan "Career Connect 2025: Motivasi & Networking", yang berlangsung di President University Convention Center, Kota Jababeka, Cikarang, Selasa (1/7/2025).
Cikarang,-
Hallo Pabrikers, Pemerintah Kabupaten Bekasi menyambut positif penyelenggaraan "Career Connect 2025: Motivasi & Networking", yang berlangsung di President University Convention Center, Kota Jababeka, Cikarang, Selasa (1/7/2025). Acara ini menjadi ajang kolaboratif antara Kawasan Industri Jababeka dan Kementerian Ketenagakerjaan RI untuk menjembatani koneksi antara talenta muda dan dunia kerja.
Hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Yassierli, tokoh motivator nasional Andrie Wongso, Chairman Jababeka sekaligus Founder President University SD Darmono, serta Plt. Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi, Nur Hidayah Setyowati.
Plt. Kepala Disnaker, Nur Hidayah, menyatakan bahwa acara ini menjadi langkah strategis menjawab tantangan ketenagakerjaan pasca pandemi, di tengah perubahan signifikan pada struktur industri.
“Jababeka melihat fenomena pasca pandemi dan pasca job fair, bahwa masih banyak anak-anak muda kita yang belum mendapatkan peluang kerja. Padahal, kesempatan itu sejatinya ada dan selalu terbuka. Maka, motivasi dan pelatihan menjadi penting untuk menjawab kebutuhan industri,” jelas Nur Hidayah.
Ia juga menegaskan pentingnya pelatihan tenaga kerja yang berkelanjutan, meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran.
“Anggaran pelatihan di Disnaker merupakan yang terbesar. Meski demikian, jumlah peserta yang bisa kami layani masih sangat terbatas dibandingkan total angka pencari kerja. Karena itu, kolaborasi lintas sektor sangat penting,” tambahnya.
Lebih jauh, Nur Hidayah menyoroti pergeseran industri dari padat karya menuju padat modal, yang menuntut peningkatan kapasitas tenaga kerja lokal.
“Memang ada posisi yang hilang, tapi ada juga profesi baru yang tumbuh. Kita harus optimis dan adaptif, karena kunci untuk bisa bertahan dan sukses di dunia kerja hari ini adalah kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan kebutuhan industri,” tandasnya.
Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Yassierli, memberikan apresiasi atas inisiatif Jababeka dalam membangun model hubungan industrial yang kolaboratif dan berorientasi jangka panjang.
“Jababeka bisa menjadi percontohan hubungan industrial yang tidak hanya bersifat transaksional, tetapi memiliki tujuan bersama, yaitu kesejahteraan bersama. Inilah ekosistem industri yang ingin kita bangun,” ujar Menaker.
Ia juga menekankan perlunya integrasi antara praktik terbaik dan nilai-nilai lokal dalam pengembangan sumber daya manusia, agar tenaga kerja Indonesia mampu bersaing di era yang serba dinamis.
Kegiatan Career Connect 2025 diikuti oleh sekitar 2.000 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, pelajar SMK, pencari kerja, hingga karyawan yang ingin meningkatkan keterampilan. Acara ini menghadirkan beragam sesi seperti seminar motivasi, diskusi ketenagakerjaan, serta kesempatan berjejaring langsung dengan perusahaan-perusahaan di kawasan industri Jababeka yang membuka peluang kerja secara langsung.
Source: bekasikab.go.id