Loker : HRGA Staff 📍 Placement: Lamongan   Perempuan, dengan pengalaman minimal 1 tahun di bidang HRGA Pendidikan minimal D3/S1 Memahami dan mampu menerapkan kebijakan serta prosedur HRGA Memiliki pengetahuan yang baik tentang peraturan ketenagakerjaan

📩 Send your updated CV to:
murih.hermawan@japfa.com

Lucu, Kisah Pemudik Tambun, Bekasi Kelabui Petugas Untuk Mudik

Di Posko Penjagaan Tanjungpura, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat ada kejadian menggelikan. Seorang wanita yang mengaku bernama Selvie (29) asal Kabupaten Bekasi menggunakan jasa ojek online (ojol).

Mei 02 2021, 15:55

Karawang,-

Hallo Pabrikers, di Posko Penjagaan Tanjungpura, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat ada kejadian menggelikan. Seorang wanita yang mengaku bernama Selvie (29) asal Kabupaten Bekasi menggunakan jasa ojek online (ojol) berangkat dari rumahnya di Kecamatan Tambun, Kabupaten Bekasi, menuju kawasan Galuh Mas Karawang Rabu (28/04/2021).

Pengemudi ojol menyebut bahwa dirinya hendak mengantarkan penumpangnya menuju Galuh Mas Karawang seperti pesanan yang tercantum di aplikasinya.

“Saya hanya driver saja Pak, mau ke arah Galuh Mas mengantarkan Mbak ini. Lihat saja Pak ini Hp saya, tujuannya memang kesana Pak,” kata pengemudi ojol itu.

Saat ditanya petugas, Selvie mengaku mau berbelanja baju lebaran untuk keluarganya di Galuh Mas.

“Mau shooping, belanja baju lebaran aja sama sekalian main dengan teman yang di Karawang,” jawab Selvie.

Namun, hal itu tidak mampu mengelabui petugas yang sudah curiga melihat sebuah koper berukuran besar, disimpan diantara kedua pijakan kaki pengemudi ojol. Petugas yang curiga dengan isi koper ukuran besar itu membawa pakaian, lantas membuat ekspresi Selvie mendadak gugup. Bahkan, gaya berbicara dia yang awalnya terlihat biasa saja, mendadak terbata-bata saat menjawab pertanyaan petugas.

Bingung mencari alasan yang lain untuk dapat lolos melintasi pemeriksaan petugas di posko penyekatan, akhirnya Selvie yang ber-KTP Kabupaten Bekasi, Jawa Barat itu, ternyata lahir di Pemalang, Jawa Tengah. Lalu, Selvie mengakui mau mudik ke daerah ia dilahirkan.

“Iya pak, saya memang berniat untuk mudik ke kampung halaman di Pemalang. Tolong ijinkan saya lewat Pak, tahun kemarin saya gak mudik masa tahun sekarang saya gak mudik lagi Pak,” kata Selvie memohon untuk tidak diputar balikan oleh petugas.

Sayangnya, permohonan Selvie untuk diloloskan melewati Posko Penjagaan Tanjungpura Karawang, tidak berhasil. Dia bersama pengemudi ojolnya, terpaksa harus diputar balik ke arah Kabupaten Bekasi oleh petugas di posko penjagaan.

Ternyata, wanita berdarah Pemalang ini sudah membeli tiket travel secara online dengan harga yang cukup fantastis, yakni 3 x lipat pada hari biasanya. Selain itu, adapun kendaraan travel yang akan dinaiki oleh Selvie untuk mudik, berada di Desa Wadas, tidak jauh dari Galuh Mas, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. (spirit/sir)


Berita Terkait

No Posts Found