Loker : HRGA Staff đź“Ť Placement: Lamongan   Perempuan, dengan pengalaman minimal 1 tahun di bidang HRGA Pendidikan minimal D3/S1 Memahami dan mampu menerapkan kebijakan serta prosedur HRGA Memiliki pengetahuan yang baik tentang peraturan ketenagakerjaan

đź“© Send your updated CV to:
murih.hermawan@japfa.com

APINDO Kabupaten Bekasi Gelar Bukber dan Santunan, Yusuf Wibisono: Dunia Usaha Harus Berdampak Bagi Masyarakat

Hallo Pabrikers, Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Bekasi menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus santunan kepada anak yatim dan santri tuna netra penghafal Al-Qur’an di Hotel Grand Zuri, kawasan Jababeka, Selasa (10/3/2026).

Mar 10 2026, 22:55

Cikarang,-

Hallo Pabrikers, Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK)  Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Bekasi menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus santunan kepada anak yatim dan santri tuna netra penghafal Al-Qur’an di Hotel Grand Zuri, kawasan Jababeka, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Meraih Keberkahan Bulan Ramadhan dengan Kepedulian yang Menghidupkan Hati” tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh pengurus Apindo, perwakilan pemerintah daerah, serta para tamu undangan dari kalangan dunia usaha.

Acara diawali sejak pukul 16.30 WIB dengan penampilan grup marawis dan Tari Saman yang dibawakan oleh siswa-siswi SMA Negeri 1 Tambun Selatan. Suasana religius semakin terasa ketika ayat suci Al-Qur’an dilantunkan oleh para santri tuna netra asal Kabupaten Bekasi yang merupakan penghafal Al-Qur’an sekaligus juara nasional.

Ketua DPK Apindo Kabupaten Bekasi, M. Yusuf Wibisono, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga silaturahmi antar pemangku kepentingan sebagai bagian dari upaya menciptakan iklim usaha yang kondusif di wilayah Kabupaten Bekasi.

“Melalui silaturahmi seperti ini, saya berharap kita semua dapat terus memperkuat komunikasi dan kebersamaan, sehingga dapat mendukung terciptanya situasi dunia usaha yang kondusif di Kabupaten Bekasi,” ujar Yusuf.

Ia juga menyinggung kondisi geopolitik global yang tengah menjadi perhatian, termasuk konflik antara Israel dan Iran. Menurutnya, para pelaku usaha berharap situasi tersebut tidak memberikan dampak negatif terhadap stabilitas ekonomi dan dunia industri.

“Kita tentu mengikuti perkembangan global, termasuk konflik antara Israel dan Iran. Mudah-mudahan situasi tersebut tidak sampai mengganggu iklim usaha, khususnya bagi dunia industri di Kabupaten Bekasi,” katanya.

Yusuf menambahkan bahwa kegiatan usaha yang dijalankan para anggota Apindo diharapkan tidak hanya berorientasi pada bisnis semata, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Setiap kegiatan bisnis yang dijalankan anggota Apindo diharapkan juga membawa manfaat bagi masyarakat sekitar. Salah satunya seperti yang kita lakukan hari ini, yaitu berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim dan para santri tuna netra penghafal Al-Qur’an,” ujarnya.

Ia berharap momentum bulan suci Ramadhan dapat menjadi pengingat bagi semua pihak untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial dan memperkuat kebersamaan.

“Semoga bulan suci Ramadhan ini membawa keberkahan bagi kita semua, baik bagi dunia usaha maupun masyarakat luas,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, Nur Hidayah Setyowati, yang hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Bekasi, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja dalam menjaga stabilitas hubungan industrial.

Menurutnya, keharmonisan hubungan industrial menjadi salah satu kunci penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan kemajuan daerah.

“Momentum Ramadhan ini mari kita jadikan untuk meningkatkan iman dan taqwa. Kami mengajak seluruh pihak, baik Apindo, pemerintah, maupun stakeholder lainnya untuk terus bersinergi membangun hubungan industrial yang harmonis, terlebih di tengah kondisi global yang penuh ketidakpastian,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Apindo Kabupaten Bekasi juga menyerahkan bantuan berupa Al-Qur’an Braille bagi para santri tuna netra serta santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial dunia usaha.

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan tausiah agama yang disampaikan oleh Ustadz Muchamad Azhari Nasution, SQ (jnw)

Berita Terkait

No Posts Found