Webinar Apindo: Pengenalan Watak Guna Meningkatkan Keterampilan Negosiasi
Hallo Pabrikers, Bidang Pendidikan DPK Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Bekasi menggelar webinar mengenai dengan tema “Meningkatkan Keterampilan Negosiasi melalui Pengenalan Watak”. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 100 partisipan dari berbagai perusahaan di Kabupaten Bekasi, Kamis (6/4/23).
Bekasi,-
Hallo Pabrikers, Bidang Pendidikan DPK Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Bekasi menggelar webinar mengenai dengan tema “Meningkatkan Keterampilan Negosiasi melalui Pengenalan Watak”. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 100 partisipan dari berbagai perusahaan di Kabupaten Bekasi, Kamis (6/4/23). Sutomo selaku Ketua Apindo Kabupaten Bekasi memberikan sambutan di awal acara dan menjelaskan mengenai tujuan diadakannya webinar ini.
“Kegiatan ini merupakan suatu ide luar biasa yang dikeluarkan dari teman-teman bidang pendidikan. Terkait tema dan materi kegiatan ini adalah untuk menunjang dan mendukung teman teman pada praktisi HR (Human Resources) sehingga da[at meningkatkan kemampuan berkomunikasi dengan partner yang ada di mekanisme kerjanya,” ucapnya.
Ia pun menegaskan bahwa komunikasi merupakan hal utama, dimana komunikasi mampu menjadi tolak ukur keberhasilan perusahaan. “Yang dibutuhkan saat ini dalam membangun sebuah hubungan industrial, yang paling diutamakan ialah nilai komunikasi dari kita. Kemampaun berkomunikasi bagi kita menjadi sebuah tolak ukur keberhasilan sebuah hubungan industrial,” jelasnya.
Sutomo menuturkan tujuan kegiatan webinar hari ini adalah untuk meningkatkan cara bernegosiasi dengan melakukan pendekatan-pendekatan nilai komunikasi
“Pada sore hari ini kita akan mencoba untuk melakukan pendekatan-pendekatan komunikasi, terkait dengan baik di dalam atau luar perusahaan, untuk kemudian kita bisa memberikan suatu tanda /nilai terhadap komunikasi itu berbasis pada perilaku, karakteristik dan lainnya,” tuturnya di akhir sambutan.
Pada kegiatan webinar kali ini, Apindo Kabupaten Bekasi turut mengundang Aisah Dahlan, selaku ketua AIRI (Asosiasi Rehabilitasi Sosial Narkoba Indonesia) sebagai pemateri Aisah menjelaskan mengenai pengenalan karakteristik, perilaku dan watak seseorang yang mampu membantu seseorang beradaptasi dalam bernegosiasi. Ia pun menjelaskan bahwa emosi itu memiliki ragam jenis dan dapat dikategorikan menjadi emosi bernuansa negatif juga emosi bernuansa negatif.
Ia menegaskan kepada seluruh partisipan agar pada saat melakukan negosiasi, para pengusaha dapat merubah emosi mereka, dari yang bernuansa negatif menuju positif. “Emosi ada kalanya turun ke bawah dan berubah menjadi negatif, tidak mungkin selalu di atas, inilah yang dimaksud dinamisasi hidup. Maka ketika emosi sedang turun (negatif), kita harus cepet cepet naikkan ke atas (positif),” tegasnya. Selain pemaparan materi, Aisah juga memberikan kuis cepat mengenai watak. Acara kemudian ditutup dengan foto bersama. (*)