Lowongan Kerja Leader Injection PT Tokai Rika Indonesia   I   Lowongan Kerja Driver PT Lima Inti Sinergi   I   Lowongan Kerja Operator Forklift PT Srirejeki Perdana   I   Info selengkapnya cek Menu Lowongan Kerja

HRD

Perbedaan Jabatan Leader dengan Foreman

Leader merupakan pemimpin yang menginspirasi timnya untuk bekerja sama mencapai satu tujuan yang ditetapkan. Tanpa adanya pemimpin, pergerakan perusahaan tidak akan memiliki arah dan tujuan yang jelas.

Nov 02 2021, 12:40

Cikarang,-

Halo Pabrikers, Leader merupakan pemimpin yang menginspirasi timnya untuk bekerja sama mencapai satu tujuan yang ditetapkan. Tanpa adanya pemimpin, pergerakan perusahaan tidak akan memiliki arah dan tujuan yang jelas. Sedangkan Foreman adalah satu jabatan produksi yang mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk menyelesaikan suatu pekerjaan dalam lingkup tertentu di perusahaan. Ternyata Leader dan Foreman memiliki perbedaan. Apakah perbedaan antara Jabatan Leader dengan Jabatan Foreman di pabrik Industri?

1) Jabatan Leader di Pabrik Industri.

•    Jabatan Leader merupakan jabatan yang di berikan kepada karyawan atau tenaga kerja setingkat lebih tinggi dari jabatan Operator. Operator termasuk jabatan di pabrik Industri yang paling rendah.

•    Jabatan Leader bisa di berikan kepada seorang Operator yang mampu melewati seleksi promosi jabatan, karena Operator tersebut mempunyai skill dan tanggung jawab yang memadai.

•    Jabatan Leader merupakan pimpinan langsung dari jabatan Operator.

•    Jabatan Leader mempunyai wewenang untuk mengatur dan memimpin seorang Operator.

•    Jabatan Leader bisa di berikan kepada seorang karyawan atau tenaga kerja baru di pabrik Industri dengan persyaratan pengalaman kerja atau ijazah pendidikan yang tinggi.


Baca Juga : Jurnalkawasan.com Adakan Training Shopfloor Leadership 2 Hari Penuh



Seseorang yang menjabat sebagai Leader mempunyai beberapa kewajiban di sebuah Perusahaan atau Pabrik Industri adalah sebagai berikut :

•    Mentaati semua peraturan yang sudah di tentukan oleh Pabrik Industri atau Perusahaan.

•    Mengikuti dan melaksanakan semua perintah dari atasannya langsung yaitu Foreman dan Supervisor.

•    Memberi Solusi atas segala permasalahan yang di alami atau di keluhkan oleh para Operator.

•    Membuat schedule atau item kerja yang akan di kerjakan oleh para operator.

•    Mendampingi atau mengawasi kerja Operator di lapangan.

•    Back Up atau membantu Operator di dalam mengatasi permasalahan pekerjaan di lapangan baik itu yang berhubungan dengan hasil produksi maupun mesin produksi.

•    Mengingatkan kepada Operator agar selalu bekerja sesuai basic rule dan selalu menjaga keselamatan dan kesehatan di dalam bekerja.

•    Melaporkan semua hasil kerja di lapangan kepada atasannya yaitu Foreman atau Supervisor.

•    Melaporkan segala kondisi pekerjaan baik yang berhubungan dengan mesin produksi maupun kondisi hasil produksi yang sudah tercapai.

Seseorang yang menjabat jabatan Leader di pabrik Industri atau perusahaan mempunyai hak untuk bisa di promosikan naik jabatan menjadai Foreman atau jabatan di atasnya Leader dengan beberapa persyaratan berdasarkan ketentuan yang berlaku di masing - masing Pabrik Industri atau Perusahaan.

Sedangkan secara kriteria persyaratan untuk seorang Leader bisa menjadi Foreman adalah sebgai berikut :

•    Leader tersebut mempunyai kelebihan dari para leader lainnya baik secara Skill bekerja maupun skill management pekerjaan.

•    Leader tersebut mempunyai masa kerja yang lebih senior dari para leader lainnya.

•    Leader tersebut mempunyai kecakapan di dalam bekerja dari pada Leader lainnya.

•    Leader Tersebut mempunyai rekam jejak yang memadai untuk di promosikan menjadi Foreman berdasarkan dari segi Absensi dan target - target lainnya yang bisa dicapainya.

•    Leader tersebut merupakan leader yang berprestasi di dalam perusahannya atau Pabrik Industri dari bidang tertentu.



2) Jabatan Foreman di Pabrik Industri. 

•    Jabatan Foreman merupakan jabatan setingkat di atas seorang Leader atau 2 tingkat di atas jabatan Operator.

•    Jabatan Foreman bisa di berikan kepada seorang Leadaer di Pabrik Industri tersebut setelah melalui seleksi promosi naik jabatan dan memenuhi persyaratan skill seorang Foreman.

•    Jabatan seorang Foreman bisa di katakan sebagai assisten Supervisor atau tangan kanan dari seorang Supervisor. ( Supervisor adalah Section Head atau Kepala Section ).

Sedangkan kewajiban sebagai seorang Foreman adalah sebagai berikut :

•    Mentaati semua peraturan yang di buat oleh perusahaan serta melaksanakan semua perintah atasannya.

•    Mengontrol Job pekerjaan yang di kerjakan oleh seorang leader beserta jajarannya.

•    Membuat Item check dan kontrol terhadap mesin produksi atau proses kerja.

•    Melakukan pengecheckan secara menyeluruh tentang item abnormal yang terjadi di job atau pekerjaan yang berhubungan dengan sectionnya.

•    Memotorisasi pekerjaan yang di lakukan oleh leader beserta jajaran di bawahnya.

•    Menjaga stabilitas pekerjan di lapangan beserta kondisi yang aman dari masalah baru.

•    Membentuk karateristik dan skill up terhadap bawahannya melalui On The Job Training.

•    Melakukan Improvement terhadap proses kerja atau sistem kerja di dalam sectionnya.

•    Memberikan judgement terhadap permasalahan yang terjadi di lapangan baik yang berhubungan dengan internal section atau yang berhubungan dengan request eksternal section.

•    Memberi Solusi dan jalankeluar dari setiap permasalahan yang timbul dari luar maupun internal section yang di hadapi di lapangan.

•    Melakukan analisa bersama Leader terhadap permasalahan yang sering timbul di dalam area pekerjaan sectionnya.

•    Membuat laporan aktifitas pekerjaan di lapangan yang akan di laporkan ke atasannya yaitu supervisor.

Pada dasarnya setiap divisi atau departement dan section mempunyai seorang jabatan Foreman, namun setiap Foreman mempunyai tugas dan tanggung jawab yang hampir sama yaitu sebagai pengendali atau motor di lapangan.

Jabatan seorang Foreman merupakan posisi jabatan yang bisa di tempati oleh seorang Leader yang sudah mempunyai skill sebagai motor atau penggerak sebuah pekerjaan dan pengaturan job yang ruang lingkupnya lebih luas dari seorang Leader.

Jadi tidak menutup kemungkinan bagi leader yang sudah berpengalaman dan berskill tinggi akan di promosikan untuk naik jabatan ke jenjang Foreman.

Jiwa seorang Foreman harus lebih dewasa dan tegas di dalam mengambil langkah untuk memecahkan permasalahan di lapangan kerja, serta harus bisa menentukan sikap cepat dan tanggap terhadap trouble baik secara mesin produksi, proses produksi maupun masalaha internal pribadi bawahannya.

Selain itu seorang Foreman juga sebagai jembatan informasi masalah dari bawahanya ke tingkat atasan yang lebih tinggi dari Foreman.

Ruang lingkup area tanggung jawab seorang Foreman lebih luas dari seorang Operator maupun Leader dan seorang Foreman harus bisa mengendalikan arus bawahannya serta mengatur pekerjaan sesuai target pencapaian yang sudah di tentukan oleh kepala section yaitu Supervisor.

Dan seorang Foreman yang mempunyai skill dan tanggung jawab yang mumpuni bisa di promosikan untuk naik jabatan yang lebih tinggi di atasnya yaitu Supervisor. 

Bagi siapa saja yang ingin menjadi leader ataupun naik level dengan kualitas dan kompetensi yang baik. silahkan ikuti 2 Days Training Shopfloor Leadership Pada Tanggal 19-20 November 2021. Bagi yang Ingin daftar Bisa Isi formulir disini. Informasi selengkapnya bisa di baca disini (*)


Baca Juga : Jurnalkawasan.com Adakan Training Shopfloor Leadership 2 Hari Penuh


Berita Terkait

No Posts Found