Loker : HRGA Staff 📍 Placement: Lamongan   Perempuan, dengan pengalaman minimal 1 tahun di bidang HRGA Pendidikan minimal D3/S1 Memahami dan mampu menerapkan kebijakan serta prosedur HRGA Memiliki pengetahuan yang baik tentang peraturan ketenagakerjaan

📩 Send your updated CV to:
murih.hermawan@japfa.com

Pabrik VinFast Resmi Beroperasi di Subang, Dorong Investasi Otomotif dan Lapangan Kerja Baru

Hallo Pabrikers, geliat investasi industri kendaraan listrik kembali menguat di kawasan industri Jawa Barat. VinFast resmi meresmikan pabrik perdananya di Indonesia yang berlokasi di Subang. Kehadiran fasilitas produksi ini menjadi sinyal positif bagi iklim investasi manufaktur, khususnya di sektor otomotif dan kendaraan listrik.

Des 15 2025, 18:35

Subang,-

Hallo Pabrikers, geliat investasi industri kendaraan listrik kembali menguat di kawasan industri Jawa Barat. VinFast resmi meresmikan pabrik perdananya di Indonesia yang berlokasi di Subang. Kehadiran fasilitas produksi ini menjadi sinyal positif bagi iklim investasi manufaktur, khususnya di sektor otomotif dan kendaraan listrik.

Pabrik VinFast di Subang direncanakan mulai beroperasi dan memproduksi kendaraan pada tahun depan. Model VF 3 akan menjadi produk pertama yang dirakit secara lokal, sekaligus menandai dimulainya aktivitas industri VinFast di Tanah Air.

Menurut Pham Sanh Chau, CEO VinFast Asia, pembangunan pabrik ini bertujuan untuk memperkuat daya saing industri otomotif sekaligus meningkatkan penggunaan komponen lokal dalam negeri.

“Kehadiran pabrik di Subang merupakan bagian dari strategi kami untuk meningkatkan kandungan lokal dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia,” tegas Pham Sanh Chau, Senin (15/12).

Dari sisi pemerintah, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai investasi VinFast sebagai langkah strategis dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional. Ia menyoroti komitmen VinFast yang tidak hanya membangun pabrik, tetapi juga infrastruktur pendukung.

“VinFast menjadi satu-satunya pabrikan kendaraan listrik yang telah membangun sekitar 1.000 charging station. Ini menunjukkan keseriusan dalam membangun ekosistem EV di Indonesia,” ujar Airlangga.

Pabrik VinFast Indonesia dibangun di atas lahan seluas 171 hektare dan akan dikembangkan secara bertahap. Pada fase awal, kapasitas produksi ditargetkan mencapai 50.000 unit per tahun, dengan nilai investasi sekitar USD 300 juta atau setara Rp4,8 triliun.

“Pembangunan tahap pertama berlangsung selama 17 bulan dan memanfaatkan sekitar 10 hektare lahan. Investasi ini menjadi fondasi awal bagi pengembangan pabrik ke tahap berikutnya,” ungkap Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia.

Selain berdampak pada investasi, keberadaan pabrik ini juga membuka peluang penyerapan tenaga kerja di kawasan industri Subang dan sekitarnya. VinFast menargetkan penyerapan sekitar 900 tenaga kerja, yang akan direkrut secara bertahap sesuai kebutuhan produksi.

“Seiring dengan meningkatnya kapasitas produksi, kebutuhan tenaga kerja juga akan terus bertambah. Ini menjadi bagian dari kontribusi kami terhadap penguatan sektor industri dan ketenagakerjaan lokal,” tambah Kariyanto.

Pemilihan Subang sebagai lokasi pabrik dinilai strategis karena didukung akses logistik yang memadai, termasuk kedekatan dengan jaringan jalan tol dan rencana pengembangan infrastruktur kawasan.

“Lokasi ini sangat mendukung efisiensi distribusi dan rantai pasok industri otomotif. Ke depan, akses logistik yang lebih langsung akan semakin memperkuat daya saing kawasan industri Subang,” jelasnya.

Sebagai informasi, pabrik VinFast di Indonesia merupakan fasilitas produksi pertama VinFast di Asia di luar Vietnam. Pabrik ini akan difokuskan untuk memproduksi kendaraan setir kanan, baik untuk memenuhi pasar domestik maupun kebutuhan ekspor. (*)





source : katadata

Berita Terkait

No Posts Found