Loker : HRGA Staff 📍 Placement: Lamongan   Perempuan, dengan pengalaman minimal 1 tahun di bidang HRGA Pendidikan minimal D3/S1 Memahami dan mampu menerapkan kebijakan serta prosedur HRGA Memiliki pengetahuan yang baik tentang peraturan ketenagakerjaan

📩 Send your updated CV to:
murih.hermawan@japfa.com

Marak Premanisme di Kawasan Industri, Menperin Harap Satpol PP Turun Tangan

Hallo Pabrikers, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di berbagai daerah untuk turut serta dalam pengamanan kawasan industri dari aksi premanisme.

Feb 20 2025, 10:00

Jakarta,-

Hallo Pabrikers, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di berbagai daerah untuk turut serta dalam pengamanan kawasan industri dari aksi premanisme. Menurutnya, gangguan tersebut dapat menghambat iklim investasi dan mengancam keberlangsungan usaha di sektor industri.

"Kami berharap Satpol PP di setiap daerah dapat turun tangan membantu menjaga keamanan kawasan industri yang terganggu oleh keberadaan kelompok-kelompok yang mengatasnamakan berbagai kepentingan," ujar Agus di Jakarta, Senin (17/2/2025).

Ia menjelaskan bahwa aksi premanisme di kawasan industri kerap dilakukan oleh individu maupun kelompok tertentu, termasuk organisasi masyarakat (ormas), dengan tujuan memeras perusahaan. 

"Bentuknya bisa berupa ormas atau kelompok lain dengan berbagai modus," tambahnya.

Agus menyoroti dampak negatif dari tindakan tersebut terhadap daya tarik investasi. Ia menyatakan bahwa calon investor biasanya melakukan kajian menyeluruh sebelum menanamkan modal di suatu negara. Jika ditemukan adanya aksi premanisme yang dapat menghambat operasional perusahaan, investor bisa saja mengurungkan niatnya untuk berinvestasi di Indonesia.

"Jika dalam laporan investasi disebutkan bahwa terdapat tindakan premanisme yang berpotensi menghambat operasional mereka, saya khawatir hal ini akan membuat investor berpikir ulang untuk masuk ke Indonesia," ungkapnya.

Lebih lanjut, Agus mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait masalah ini sebelum Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) menyampaikan persoalan tersebut ke publik.

HKI sendiri melaporkan bahwa aksi premanisme di kawasan industri telah menyebabkan kerugian hingga triliunan rupiah akibat batalnya investasi dan hengkangnya investor. Modus yang sering digunakan antara lain dengan menggelar aksi unjuk rasa di kawasan industri serta menuntut dilibatkan dalam proyek pembangunan atau aktivitas produksi pabrik.

Menanggapi kondisi ini, Agus menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, Satpol PP, serta aparat penegak hukum lainnya guna menciptakan lingkungan industri yang aman dan kondusif bagi para pelaku usaha dan investor. (*)




Source: kompas.com

Berita Terkait

No Posts Found