Loker : HRGA Staff 📍 Placement: Lamongan   Perempuan, dengan pengalaman minimal 1 tahun di bidang HRGA Pendidikan minimal D3/S1 Memahami dan mampu menerapkan kebijakan serta prosedur HRGA Memiliki pengetahuan yang baik tentang peraturan ketenagakerjaan

📩 Send your updated CV to:
murih.hermawan@japfa.com

Management Gudang Penyimpanan Pabrik Anda Tak Teratur? Simak Tips Berikut

Mengelola gudang penyimpanan bahan baku di pabrik Anda tentu sangat diperlukan, terutama bagi Anda yang menjalankan dibidang industri manufaktur.

Mei 06 2023, 04:00

Cikarang,-

Hallo Pabrikers, Mengelola gudang penyimpanan bahan baku di pabrik Anda tentu sangat diperlukan, terutama bagi Anda yang menjalankan dibidang industri manufaktur. Adapun salah satu bagian dari manajemen bahan baku adalah pemilihan fasilitas logistik yang tepat dan efisien. 

Dilansir dari laman crewdible.com Dengan demikian, proses pemindahan bahan baku dari gudang ke area manufaktur pun bisa berjalan dengan normal. Nah, agar bisa melakukan manajemen gudang penyimpanan bahan baku secara efisien, yuk simak tips lengkapnya di bawah ini.


Apa Itu Gudang Penyimpanan Bahan Baku?

Gudang penyimpanan bahan baku adalah tempat yang digunakan untuk menyimpan bahan baku atau bahan mentah sebelum diolah dalam proses produksi oleh suatu pabrik. Umumnya, lokasi gudang penyimpanan bahan baku terletak dekat dengan area produksi.

Beberapa barang yang biasanya disimpan dalam gudang penyimpanan bahan baku antara lain yaitu tepung, kayu, karet, hingga keramik dan kaca. Kemasan bahan mentah biasanya masih disimpan dalam karung, sehingga tidak banyak fasilitas yang dibutuhkan untuk mengelolanya.


Tips Mengelola Gudang Penyimpanan Bahan Baku

Mengelola gudang penyimpanan bahan baku tentu tidak mudah karena memerlukan penanganan yang serius. Namun jangan khawatir, berikut adalah beberapa tips yang dapat kamu lakukan untuk mengelola gudang penyimpanan bahan baku agar lebih efektif dan efisien. Check it out!


1. Tata Letak yang Efisien

Untuk mengoptimalkan fungsi gudang penyimpanan bahan baku, tentu dibutuhkan perancangan tata letak yang efisien dan dikelola dengan baik. Dalam hal ini, tata letak gudang harus diatur sedemikian rupa agar mampu meminimalisir biaya penyimpanan dan mengurangi aktivitas yang tidak diperlukan. 

Adapun salah satu langkah untuk menyusun tata letak gudang yang baik adalah memisahkan barang sesuai demand. Barang yang memiliki demand tinggi atau banyak dibutuhkan dapat diletakkan di rak bagian depan, sehingga petugas pun tidak kesulitan menemukannya. 

Selain memisahkan barang sesuai demand, perhatikan juga jarak yang tepat antar rak penyimpanan. Pasalnya, jarak antar rak penyimpanan yang terlalu sempit dapat menyulitkan mesin pembawa barang untuk berlalu-lalang.

Di samping itu, pengaturan tata letak gudang penyimpanan bahan baku yang efisien juga akan memberikan sejumlah manfaat, seperti:

  • Penanganan bahan baku yang lebih terorganisir dan teliti
  • Tempat penyimpanan lebih terkategorisasi
  • Daya tampung penyimpanan lebih optimal
  • Kontrol lebih terhadap bahan baku
  • Biaya yang dikeluarkan dapat dipangkas


2. Buat Sistem Tracking yang Cermat

Mengingat banyaknya barang yang keluar masuk dari atau ke gudang, tentu diperlukan sistem tracking untuk memudahkan petugas dalam melakukan pelacakan setiap produk.

Namun pastikan, sistem tracking yang digunakan haruslah akurat dan selalu diperbarui (up-to-date), serta menyesuaikan dengan keadaan saat itu (real-time). Dengan sistem tracking yang cermat, efisiensi gudang pun akan meningkat.


3. Pastikan Jumlah Stok untuk Periode Tertentu

Untuk memastikan jumlah stok tersedia dalam kurun waktu tertentu, diperlukan pencatatan dan pendokumentasian data bahan baku dari seluruh aktivitas gudang. Dengan melakukan pencatatan, jumlah stok untuk periode tertentu akan lebih terorganisir dan mudah diketahui.

Perusahaan juga nantinya dapat menyusun laporan untuk memprediksi penjualan dan menentukan usia barang agar tidak menjadi stok mati.

Stok bahan baku dalam gudang mungkin saja mengalami kekurangan karena retur penjualan, penggantian barang yang memiliki kualitas di bawah standar, serta adanya lonjakan permintaan tidak terduga.

Sebagai antisipasi, pastikan gudang penyimpanan memiliki kapasitas yang mumpuni untuk menyimpan cadangan bahan baku.


4. Perhatikan Kualitas Barang

Mengingat kualitas barang di bawah standar bisa memengaruhi kepuasan konsumen dan merugikan penjual, tentu kamu perlu melakukan peninjauan rutin terhadap produk-produk yang telah disimpan di dalam gudang.

Sehubungan dengan ini, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan, seperti menyimpan barang di tempat aman dan menggunakan peralatan memadai untuk mengambil sekaligus meletakkan produk di rak gudang. 


5. Gunakan Sistem Manajemen Gudang Digital

Dahulu kala, pengelolaan gudang penyimpanan bahan baku dilakukan secara tradisional. Yup, data mengenai barang-barang yang disimpan di dalam gudang biasanya ditulis secara manual dalam buku. 

Seiring berkembangnya zaman, pengelolaan gudang dapat dilakukan dengan bantuan teknologi, contohnya pencatatan barang menggunakan Spreadsheet. Namun, pencatatan dengan Spreadsheet mungkin masih akan cukup merepotkan, terutama untuk proses bisnis industri berskala besar.

Oleh karena itu, diperlukan penerapan Warehouse Management System atau WMS, yaitu sebuah software berbasis cloud yang dapat digunakan untuk memudahkan perusahaan dalam mengatur aktivitas pergudangan secara real-time. 

Pengelolaan gudang dengan sistem WMS terbukti dapat meningkatkan efisiensi kerja menjadi berpuluh kali lipat. Selain itu, WMS juga bisa meningkatkan akurasi inventory dan pengurangan biaya operasional gudang penyimpanan bahan baku.


Itu dia informasi seputar tips dan cara mengelola gudang penyimpanan bahan baku agar proses produksi bisnis kamu semakin optimal. Dengan pengelolaan gudang penyimpanan bahan baku yang baik, kamu bisa melakukan stock opname secara mudah dan tidak perlu khawatir kekurangan persediaan. (*)

Berita Terkait

No Posts Found