Loker : HRGA Staff 📍 Placement: Lamongan   Perempuan, dengan pengalaman minimal 1 tahun di bidang HRGA Pendidikan minimal D3/S1 Memahami dan mampu menerapkan kebijakan serta prosedur HRGA Memiliki pengetahuan yang baik tentang peraturan ketenagakerjaan

📩 Send your updated CV to:
murih.hermawan@japfa.com

Kawasan Industri Wiraraja Madura Siapkan Klaster Manufaktur China, Bidik Pasar Ekspor

Kawasan Industri Wiraraja Madura di Bangkalan, Jawa Timur, mulai menyiapkan pengembangan kawasan untuk menampung investasi manufaktur dari sejumlah negara. Salah satu investor yang tengah menjadi perhatian berasal dari China dengan rencana pembangunan satu klaster industri di kawasan tersebut. Pengembangan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat basis industri baru di Madura sekaligus mendorong terbentuknya pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Timur. Pemerintah sebelumnya telah mendorong pengembangan Kawasan Industri Wiraraja Madura melalui kerja sama Indonesia-China dalam skema Two Countries Twin Parks (TCTP).

Agu 12 2026, 13:45

BANGKALAN –

Hallo Pabrikers! Kawasan Industri Wiraraja Madura di Bangkalan, Jawa Timur, mulai menyiapkan pengembangan kawasan untuk menampung investasi manufaktur dari sejumlah negara. Salah satu investor yang tengah menjadi perhatian berasal dari China dengan rencana pembangunan satu klaster industri di kawasan tersebut. Pengembangan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat basis industri baru di Madura sekaligus mendorong terbentuknya pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Timur. Pemerintah sebelumnya telah mendorong pengembangan Kawasan Industri Wiraraja Madura melalui kerja sama Indonesia-China dalam skema Two Countries Twin Parks (TCTP).

Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) sekaligus President Director Wiraraja Madura Industrial Estate, Akhmad Ma'ruf Maulana, mengatakan investasi asal China yang tengah dijajaki mencakup sejumlah perusahaan dan akan dikembangkan dalam satu klaster.

"Tetapi bukan hanya China, itu kebetulan yang China yang lebih besar. Kalau yang China saya tarik itu satu klaster, satu klaster kawasan industri," kata Ma'ruf, Selasa (11/8/2026).

Klaster tersebut tidak hanya diarahkan untuk menjadi lokasi produksi, tetapi juga ditargetkan terhubung dengan rantai pasok industri dan pasar ekspor. Sejumlah sektor manufaktur dan pengolahan telah disiapkan untuk mengisi kawasan industri tersebut.

"Jadi pabriknya itu ada pabrik plastik, benang, matras, furniture, terus cokelat, terus kemasan makanan, makanan, kayak ikan itu kan pengalengan ikan, pengalengan ikan, makanan gitu, tapi semuanya ekspor semua," ujarnya.

Rencana tersebut dinilai dapat memperluas basis industri di Madura sekaligus melengkapi kawasan industri yang selama ini berkembang di wilayah Jawa Timur, khususnya kawasan industri berat di Gresik.

Masuknya investasi manufaktur juga diperkirakan membuka peluang penyerapan tenaga kerja dalam jumlah besar. Meski belum merinci proyeksi kebutuhan tenaga kerja, Ma'ruf memperkirakan investasi yang masuk nantinya dapat menyerap hingga ribuan pekerja. Pengembangan Wiraraja Madura juga tidak hanya mengandalkan modal dari China. Penjajakan investasi dilakukan dengan sejumlah negara lain, termasuk Korea Selatan dan Jepang.

"Tapi bukan hanya China, saya juga ada beberapa industri yang datang ke situ yaitu kayak Korea, Jepang, gitu," kata Ma'ruf.

Saat ini, pengembangan kawasan masih berada pada tahap persiapan. Pembangunan fisik akan dilakukan setelah berbagai proses administratif dan perizinan diselesaikan. Tahapan tersebut menjadi bagian penting sebelum perusahaan-perusahaan yang telah dijajaki dapat mulai masuk dan menjalankan kegiatan industrinya. Ma'ruf menegaskan bahwa pengembangan kawasan industri tersebut menjadi tanggung jawab pihaknya, mulai dari pembangunan kawasan hingga menghadirkan calon investor.

"Jadi itu masuk saya yang develop, saya kawasan industrinya, saya yang bawa, saya yang bangun kawasan industrinya, kawasan industri saya," tegas Ma'ruf.

Jika realisasi investasi berjalan sesuai rencana, pengembangan Kawasan Industri Wiraraja Madura berpotensi memperkuat posisi Bangkalan sebagai salah satu kawasan tujuan investasi baru di Jawa Timur. Kehadiran berbagai industri berorientasi ekspor juga diharapkan mampu menciptakan aktivitas ekonomi baru sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat Madura.



Source: cnbcindonesia

Berita Terkait

No Posts Found