Loker : HRGA Staff 📍 Placement: Lamongan   Perempuan, dengan pengalaman minimal 1 tahun di bidang HRGA Pendidikan minimal D3/S1 Memahami dan mampu menerapkan kebijakan serta prosedur HRGA Memiliki pengetahuan yang baik tentang peraturan ketenagakerjaan

📩 Send your updated CV to:
murih.hermawan@japfa.com

Hampir 200 Orang di-PHK di PT Krakatau Osaka Steel, Ini Ternyata Penyebabnya

Halo Pabrikers! Bayang-bayang perlambatan industri manufaktur mulai terasa di sektor baja nasional. Tekanan pasar yang belum pulih ditambah membanjirnya produk impor murah membuat kondisi sejumlah produsen baja semakin berat. Situasi ini turut berdampak pada PT Krakatau Osaka Steel (KOS) yang dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap hampir 200 pekerja

Mei 08 2026, 22:00

Jakarta,-

Halo Pabrikers! Bayang-bayang perlambatan industri manufaktur mulai terasa di sektor baja nasional. Tekanan pasar yang belum pulih ditambah membanjirnya produk impor murah membuat kondisi sejumlah produsen baja semakin berat. Situasi ini turut berdampak pada PT Krakatau Osaka Steel (KOS) yang dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap hampir 200 pekerja.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, mengatakan jumlah pekerja terdampak PHK terus bertambah. Dari sebelumnya sekitar 161 pekerja, kini angkanya disebut mendekati 200 orang.

Pernyataan itu disampaikan Said Iqbal kepada wartawan saat ditemui di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Menurutnya, salah satu penyebab utama melemahnya kondisi perusahaan baja tersebut adalah melambatnya sejumlah proyek besar pemerintah, termasuk proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) dan pembangunan jalan tol yang selama ini menjadi pasar utama produk PT Krakatau Osaka Steel.

Akibat penurunan permintaan baja tersebut, perusahaan disebut melakukan langkah rasionalisasi hingga berpotensi menghentikan operasionalnya.

Selain faktor permintaan domestik yang melemah, PT Krakatau Osaka Steel juga menghadapi tekanan dari produk baja impor murah asal China yang dinilai sulit disaingi dari sisi harga.

Di tengah proses PHK yang berlangsung, pihak manajemen dan pekerja saat ini masih melakukan perundingan terkait hak-hak karyawan terdampak. KSPI menyebut perusahaan berencana memberikan kompensasi kepada pekerja sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Perindustrian, Febri Hendri Antoni Arief, dalam keterangannya pada Selasa (5/5/2026) menyampaikan bahwa pemerintah turut prihatin atas kondisi yang dihadapi para pekerja PT Krakatau Osaka Steel.

Perusahaan diketahui telah menghentikan produksi sejak akhir April 2026 dan dijadwalkan menutup operasional secara penuh pada Juni 2026 akibat tekanan pasar baja domestik dan tingginya impor baja murah. (*)

Berita Terkait

No Posts Found