Loker : HRGA Staff 📍 Placement: Lamongan   Perempuan, dengan pengalaman minimal 1 tahun di bidang HRGA Pendidikan minimal D3/S1 Memahami dan mampu menerapkan kebijakan serta prosedur HRGA Memiliki pengetahuan yang baik tentang peraturan ketenagakerjaan

📩 Send your updated CV to:
murih.hermawan@japfa.com

Dua pabrik Dharma Polimetall (DRMA) baru dijadwalkan beroperasi pada awal tahun 2024

PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA), produsen komponen atau suku cadang otomotif, saat ini sedang membangun dua pabrik komponen otomotif di Jababeka, Cikarang, Jawa Barat. Dua pabrik komponen mobil DRMA akan selesai dan ditugaskan pada tahun 2024.

Nov 18 2023, 01:45

JAKARTA,-


Halo Pabrikers, PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA), produsen komponen atau suku cadang otomotif, saat ini sedang membangun dua pabrik komponen otomotif di Jababeka, Cikarang, Jawa Barat. Dua pabrik komponen mobil DRMA  akan selesai dan ditugaskan pada tahun 2024. 


Pabrik pertama, PT Dharma Controlcable Indonesia, akan selesai dan  beroperasi pada kuartal I tahun 2024. Sedangkan PT Dharma Precision Parts diharapkan bisa beroperasi pada kuartal II tahun 2024.


Sedangkan dua pabriknya berlokasi di Jababeka, Cikarang, Jawa Barat, dan keduanya dibangun di atas lahan seluas 1 hektar dan memiliki dua lantai. Dengan memanfaatkan dua pabrik ini sekaligus, DRMA dapat meningkatkan produksi komponen kendaraan listrik (EV). 

 

Irianto Santoso, CEO DRMA, mengatakan nilai investasi  pembangunan kedua pabrik tersebut sebagian dibiayai dari dana  hasil penawaran umum perdana (IPO) tahun 2021. 


Pada Desember 2021, DRMA go public dan menghimpun dana baru senilai Rp352,94 miliar. 

 

“Total nilai investasi kedua pabrik tersebut  kemungkinan akan melebihi Rp 100 miliar, tergantung  jenis mesin yang ingin kami  pasang,” kata Irianto saat paparan publik DRMA, Selasa (14/11). 

 

Adapun  progresnya, pembangunan PT Dharma Controlcable hampir selesai dan mesin sudah siap. Sebagai informasi, DRM mampu meraup laba bersih  Rp 519,4 miliar hingga kuartal III 2023 yang menjadi milik induk usaha. 


Laba DRMA tumbuh 107,8% year-on-year dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara  penjualan DRMA tumbuh 59,7% year-on-year menjadi Rp 4,3 triliun pada periode yang berakhir Oktober 2023. 

 

Alasan peningkatan penjualan  adalah karena perusahaan semakin percaya diri dalam memasok komponen untuk  model lain dan memperoleh pelanggan baru.


Source : investasi.kontan.co.id

Berita Terkait

No Posts Found