APINDO Kabupaten Bekasi Dorong Karyawan Pensiun Jadi Wirausaha Lewat Pelatihan Barista
Hallo Pabrikers, Bidang UKM/UMKM DPK Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Bekasi menyelenggarakan pelatihan barista kopi yang ditujukan bagi karyawan industri yang akan memasuki masa pensiun maupun yang tertarik untuk terjun ke dunia usaha.
Cikarang,-
Hallo Pabrikers, Bidang UKM/UMKM DPK Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Bekasi menyelenggarakan pelatihan barista kopi yang ditujukan bagi karyawan industri yang akan memasuki masa pensiun maupun yang tertarik untuk terjun ke dunia usaha. Kegiatan ini diikuti oleh 25 perwakilan perusahaan manufaktur anggota APINDO, yang berlangsung di Vasanta Innopark, Kawasan Industri MM2100, Cikarang, Selasa (29/7).
Edi Santoso, Wakil Ketua Bidang UKM/UMKM DPK APINDO Kabupaten Bekasi, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah konkret dalam mempersiapkan para karyawan untuk menghadapi masa purna tugas dengan semangat kewirausahaan.
"Pada pelatihan hari ini kami mengangkat tema pelatihan barista, dengan tujuan membekali para karyawan perusahaan yang akan memasuki masa pensiun dalam 1-2 tahun ke depan agar memiliki gambaran dalam melanjutkan karirnya melalui jalur wirausaha," ujar Edi.

Ia menambahkan, pelatihan ini juga menjadi sarana untuk menjembatani karyawan dengan para pelaku usaha yang tergabung dalam kepengurusan APINDO, khususnya di sektor kopi dan coffee shop.
"Harapan kami, melalui pelatihan ini dapat mendorong tumbuhnya UMKM baru dan mengangkat UMKM yang sudah ada agar naik kelas," tambahnya.

Pelatihan ini menghadirkan Yoke Santoso sebagai instruktur, yang membawakan materi seputar pengenalan dasar kopi, peralatan pembuatan kopi (hand brewed), hingga strategi membangun bisnis coffee shop.

"Dalam pelatihan ini, peserta kami ajak mengenali karakteristik kopi berkualitas dari aroma hingga jenisnya. Misalnya, kopi dengan aroma yang kuat menandakan biji kopi berkualitas tinggi. Dari segi warna, kopi robusta biasanya hitam pekat, sementara arabika cenderung berwarna hitam kecokelatan," jelas Yoke saat sesi interaktif.
Ia juga menambahkan pentingnya inovasi dalam dunia usaha kopi saat ini.
"Untuk bisa bersaing dan bertahan, kita harus mampu berinovasi menciptakan varian rasa yang sedang digemari pasar. Salah satu tren saat ini adalah orange juice yang dicampur dengan satu shot espresso. Kombinasi seperti ini menarik bagi para penikmat kopi modern," ungkapnya.
"Jadi pada intinya, untuk membangun sebuah coffee shop yang sustain, kita harus selalu peka dan terus berinovasi mengikuti perkembangan tren yang berlangsung," tutup Yoke.
Salah satu peserta, Daffi dari PT Aditera, mengaku sangat antusias mengikuti pelatihan ini.
"Acara ini sangat menarik dan bermanfaat. Saya memang hobi kopi, jadi pelatihan ini menjadi kesempatan bagus untuk menggali lebih dalam. Saya juga bisa berdiskusi langsung dengan instruktur untuk menambah wawasan saya," ujarnya.
Melalui pelatihan ini, APINDO Bekasi menunjukkan komitmennya dalam mendukung transisi karyawan industri ke dunia kewirausahaan, sekaligus memperkuat ekosistem UMKM lokal di sektor kopi yang semakin berkembang. (prt)


