Lowongan Kerja Leader Injection PT Tokai Rika Indonesia   I   Lowongan Kerja Driver PT Lima Inti Sinergi   I   Lowongan Kerja Operator Forklift PT Srirejeki Perdana   I   Info selengkapnya cek Menu Lowongan Kerja

Antisipasi Ancaman Resesi 2023, Ini 4 Strategi Pemkab Karawang

Pemerintah Kabupaten Karawang menyiapkan empat strategi untuk menekan laju inflasi pada tahun 2023. Strategi itu disiapkan juga untuk mencegah bayang-bayang ancaman resesi 2023.

Jan 18 2023, 17:30

Karawang,-

Hallo Pabrikers, Pemerintah Kabupaten Karawang menyiapkan empat strategi untuk menekan laju inflasi pada tahun 2023. Strategi itu disiapkan juga untuk mencegah bayang-bayang ancaman resesi 2023.

"Iya ada beberapa langkah dan strategi dalam upaya menekan laju inflasi. Karena ini juga menjadi perhatian pemerintah daerah, provinsi hingga pusat," kata Kepala Bagian Perekonomian Setda Karawang, Sari Nurmiasih pada Senin (16/1/2023).

Sari mengungkapkan, strategi utama dalam menekan laju inflasi ialah adanya alokasi biaya tak terduga (BTT). Anggaran itu wajib disiapkan pemerintah daerah, dalam mengantisipasi adanya potensi kenaikan inflasi.

"Misal kemarin 2022 BTT ini disiapkan pemda sebesar sekitar Rp 6,7 miliar. Untuk warga terdampak kenaikan BBM (bahan bakar minyak), profesi nelayan, petani, ojek, UMKM," ungkapnya.

Sari melanjutkan, langkah lainnya yang disiapkan ialah Dinas Pertaninan dan Ketahanan Pangan menggelar pangan strategis dengan menghadirkan pangan murah di setiap hari Rabu dan Jumat. Lalu, bekerja sama dengan Bulog dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Karawang melakukan operasi pasar murah.

"Program itu terus-terusan digelar dan diinsentifkan Oktober, November, Desember. Pangan dan operasi pasar murah," ungkap dia.

Dikatakannya, strategi ketiga ialah dengan membuat surat edaran bupati sesuai arahan Menteri Dalam Negeri dan Presiden, agar para petani menanam yang cepat panen. Hal itu sudah disampaikan ke camat-camat dalam acara rapat koordinasi.

Strategi terakhir ialah, mengeliatkan para pelaku UMKM. Pemkab Karawang mengalokasikan anggaran Rp 2,7 miliar untuk memberikan bantuan berupa alat dan juga produk UMKM difasilitasi untuk di jual di minimarket modern hingga hotel. UMKM dapat menjadi penggerak utama roda perekonomian yang relatif tangguh sebagaimana yang telah terbukti Pada saat Indonesia dilanda oleh pandemi Covid-19.

"Mudah-mudahan Kabupaten Karawang tidak terlalu bergejolak dalam inflasi. Semua instansi hampir terlibat," jelas dia.

Sari menambahkan, angka inflasi di Karawang masih relatif normal. Sepanjang 2022 rata-rata angka inflasi masih dibawah 2 persen, bahkan didominasi dibawah 1 persen.

Rinciannya, Januari 2022 Karawang mengalami inflasi 0,39 persen, Februari 0,31 persen, Maret 0,38 persen, April 0,96 persen, Mei 0,29 persen, Juni 0,49 persen, Juli 0,62, Agustus 0,72. Lalu, September 1,38 persen, Oktober 0,5 persen, November 0,10 persen.

"Untuk data Desember belum bisa kita sampaikan. Karena data inflasi kita kan mengikuti Kota Bekasi, dari sananya belum laporan," ungkap dia.

"Kenaikan inflasi juga terjadi ketika momen tertentu seperti hari raya besar, yakni Lebaran dan Natal Tahun Baru," tandasnya. (*)




Source: tribunbekasi.com

Berita Terkait

No Posts Found