Loker : HRGA Staff 📍 Placement: Lamongan   Perempuan, dengan pengalaman minimal 1 tahun di bidang HRGA Pendidikan minimal D3/S1 Memahami dan mampu menerapkan kebijakan serta prosedur HRGA Memiliki pengetahuan yang baik tentang peraturan ketenagakerjaan

📩 Send your updated CV to:
murih.hermawan@japfa.com

Akhmad Ma’ruf Terpilih Sebagai Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri

Hallo Pabrikers, Estafet kepemimpinan Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) kini resmi berpindah tangan. Melalui Musyawarah Nasional (Munas) XI yang digelar di Jakarta pada Rabu (18/6/2025), Akhmad Ma’ruf Maulana ditetapkan sebagai Ketua Umum HKI periode 2025–2029 lewat proses aklamasi. I

Jun 19 2025, 10:17

Jakarta –
Hallo Pabrikers, Estafet kepemimpinan Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) kini resmi berpindah tangan. Melalui Musyawarah Nasional (Munas) XI yang digelar di Jakarta pada Rabu (18/6/2025), Akhmad Ma’ruf Maulana ditetapkan sebagai Ketua Umum HKI periode 2025–2029 lewat proses aklamasi. Ia menggantikan Sanny Iskandar yang menjabat selama dua periode terakhir.

Dalam sambutannya, Ma’ruf yang juga dikenal sebagai pengusaha asal Kepulauan Riau itu menyampaikan tekadnya membawa HKI lebih proaktif memperjuangkan kepentingan para pelaku kawasan industri, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam merancang kebijakan yang mendorong iklim usaha yang sehat.

“Ke depan, kita akan lebih agresif dalam menjalin kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan kementerian/lembaga dan investor, agar kawasan industri semakin siap menjawab kebutuhan masa depan,” ujar Ma’ruf di Jakarta.

Diketahui, saat ini terdapat 170 kawasan industri di Indonesia, dengan tingkat okupansi mencapai 58,39 persen. Dalam lima tahun terakhir, Indonesia mencatat pertumbuhan signifikan dengan munculnya 52 kawasan industri baru, mencerminkan posisi strategis sektor ini sebagai salah satu pilar utama investasi nasional.

Ma’ruf juga menekankan pentingnya kawasan industri sebagai penggerak roda perekonomian, bukan sekadar zona bisnis, tapi juga sebagai wujud dari semangat nasionalisme dan pemerataan pembangunan.“Kita berharap bersama Kementerian Perindustrian, Indonesia bersama HKI bisa membuat investasi industri di Indonesia menjadi pasti. Kawasan industri bukan hanya untuk berbisnis, tetapi juga panggilan nasionalisme,” katanya.

Lebih jauh, Ma’ruf mengusulkan pembentukan Badan Kawasan Industri Nasional (BKIN), yang langsung berada di bawah koordinasi teknis Kementerian Perindustrian. Ia menilai lembaga ini penting untuk mempercepat penanganan berbagai hambatan investasi dan meningkatkan daya tarik kawasan industri nasional.

“Kami berharap ada sebuah badan yang khusus menangani kawasan industri nasional, BKIN, agar mampu menjawab tantangan-tantangan investasi yang makin kompleks,” ujar Ma’ruf yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Kawasan Ekonomi Khusus, Kawasan Industri, dan Proyek Strategis Nasional di Kadin Indonesia.

Ia juga menambahkan bahwa dengan sinergi kuat antara pemerintah pusat, pengelola kawasan, dan pelaku industri, maka visi kawasan industri sebagai penghela pertumbuhan dan penyerapan tenaga kerja bisa tercapai secara optimal.“HKI siap mendukung penuh agenda pemerintah dalam menghadirkan kawasan industri yang kompetitif secara global. BKIN akan menjadi lokomotif kebijakan untuk menjamin kemudahan investasi, kepastian hukum, efisiensi biaya, serta regulasi yang berpihak pada pertumbuhan industri,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

No Posts Found