Loker : HRGA Staff 📍 Placement: Lamongan   Perempuan, dengan pengalaman minimal 1 tahun di bidang HRGA Pendidikan minimal D3/S1 Memahami dan mampu menerapkan kebijakan serta prosedur HRGA Memiliki pengetahuan yang baik tentang peraturan ketenagakerjaan

📩 Send your updated CV to:
murih.hermawan@japfa.com

Apa Itu Matsuri? Ini Dia Sejarahnya

Dalam bahasa Inggris, matsuri diartikan seperti festival. Namun, di Jepang ini bukanlah festival biasa melainkan seperti bentuk ritual untuk mengucapkan rasa terima kasih dan penyembahan pada para dewa. Selain itu, festival khas Jepang ini juga sebagai wujud menyambut kehadiran para dewa dengan menyajikan segala sajian dan menunjukan sikap mengabdikan diri pada dewa.

Sep 30 2022, 21:50

Cikarang,-

Dalam bahasa Inggris, matsuri diartikan seperti festival. Namun, di Jepang ini bukanlah festival biasa melainkan seperti bentuk ritual untuk mengucapkan rasa terima kasih dan penyembahan pada para dewa. Selain itu, festival khas Jepang ini juga sebagai wujud menyambut kehadiran para dewa dengan menyajikan segala sajian dan menunjukan sikap mengabdikan diri pada dewa.

Sebelum dimulai, festival khas Jepang selalu diadakan persiapan dengan membentuk kepanitiaan yang mengatur dan melaksanakan jalannya festival. Selain itu, ada pula ritual pembersihan diri karena pada dasarnya festival ini diadakan untuk menyambut dewa. Adapun ritual yang harus dilakukan tersebut yaitu monoimi, misogi, dan oharai.

Ada tiga kategori festival khas Jepang, yaitu tsukagirei, ninigirei, dan nenchuugyouji. Tsukagirei adalah festival yang terkait dengan lingkaran hidup seseorang, mulai dari jabang bayi (obiiwai) hingga menjadi arwah (nenki hoyou). Sedangkan ninigirei yaitu upacara yang diselenggarakan karena adanya tujuan tertentu atau memohon bantuan atau mengucapkan rasa terima kasih pada dewa.

Kategori festival khas Jepang yang terakhir yaitu nenchuugyouji adalah festival yang dilakukan setiap tahun dan waktunya telah ditetapkan menurut kalender penanggalan. Biasanya nenchuugyouji menjadi festival khas Jepang yang paling besar dan membutuhkan banyak interaksi masyarakat secara luas.

Di Jepang, pada waktu tertentu orang-orang berkerumun di candi, kuil, maupun pinggiran jalan untuk menyaksikan matsuri atau festival. Biasanya festival ini tidak hanya disaksikan oleh masyarakat lokal saja tetapi juga wisatawan mancanegara. Pasalnya, festival khas Jepang ini tidak hanya meriah dan menarik tetapi juga mengandung makna yang dalam.

Baca Juga :  Hari Ini Deltamas Matsuri Dibuka, Ini Agenda Lengkapnya (jurnalkawasan.com) 

Bagi masyarakat Jepang, perayaan festival tidak hanya sebagai hiburan semata tetapi merupakan bagian dari pemujaan para dewa. Di Jepang sendiri ada beragam jenis festival dengan tujuan dan makna yang berbeda-beda. 

Orang Jepang meyakini jika mengadakan festival berarti menyembah para dewa dan memohon pada dewa untuk selalu diberkati, diberikan kesejahteraan, dan dijauhkan dari malapetaka. Makna festival khas Jepang berikutnya yaitu sebagai hiburan. Pasalnya, festival diselenggarakan tidak hanya di kota besar saja tetapi juga di desa oleh sekelompok orang yang tinggal dekat kuil.

Di sisi lain, sebagian masyarakat Jepang juga percaya jika mengadakan festival tidak hanya soal hiburan semata tetapi juga ada unsur ritual di dalamnya. Pasalnya, ketika penyelenggaraan festival masih terdapat sao yaitu tiang yang ditegakkan di suatu tempat yang menandakan tempat tersebut akan diselenggarakan festival.

Hal tersebut bermakna sebagai tangga tempat naik turunnya dewa saat festival berlangsung. Namun, matsuri yang memiliki arti hiburan yaitu adanya penonton yang meramaikan penyelenggaraan festival Jepang tersebut. Penonton yang hadir tidak hanya ikut berdoa tetapi juga ikut memeriahkan festival yang diselenggarakan.

Festival khas Jepang ini juga memiliki makna sosial bagi masyarakat Jepang. Pasalnya, dengan adanya kegiatan ini masyarakat Jepang bisa melakukan kegiatan sosial bersama-sama serta bergotong royong untuk mempererat kebersamaan. Itulah mengapa saat diadakan festival di Jepang suasananya selalu meriah karena semua orang ikut bersuka cita atas hasil kerja keras yang dilakukan selama persiapan. (*)



Sourcer: we-xpats.com/id


Berita Terkait

No Posts Found