Loker : HRGA Staff 📍 Placement: Lamongan   Perempuan, dengan pengalaman minimal 1 tahun di bidang HRGA Pendidikan minimal D3/S1 Memahami dan mampu menerapkan kebijakan serta prosedur HRGA Memiliki pengetahuan yang baik tentang peraturan ketenagakerjaan

📩 Send your updated CV to:
murih.hermawan@japfa.com

HRD

Produksi Meningkat? Ini 5 Tips Cara Atur Shift Kerja yang Efektif

Membuat shift kerja bagi karyawan bisa menjadi hal yang sulit bagi perusahaan. Walaupun kelihatan sepele, tetapi ternyata shift kerja penting juga dalam menentukan kesuksesan suatu perusahaan.

Feb 26 2023, 04:00

Cikarang,-

Hallo Pabrikers, Membuat shift kerja bagi karyawan bisa menjadi hal yang sulit bagi perusahaan. Walaupun kelihatan sepele, tetapi ternyata shift kerja penting juga dalam menentukan kesuksesan suatu perusahaan. Sebagai contoh, apabila tidak hati-hati dalam membuat jadwal kerja lembur yang berlebihan dapat membuat karyawan merasa kewalahan atau bahkan merasa tidak adil yang berujung pada kurangnya semangat kerja.

Lalu apa saja yang perlu diperhatikan HRD perusahaan agar shift kerja karyawan dapat dibuat dengan tepat dan sesuai dengan kebutuhan usaha tersebut? Berikut tips cara mengatur shift kerja karyawan yang efektif.


Regulasi Shift Kerja di Indonesia

Dengan kemajuan dunia usaha dan industri, terkadang perusahaan memerlukan waktu kerja yang lebih dari biasanya. Di Indonesia secara umum jam kerja diberlakukan hari Senin sampai Jumat dari jam 08.00 sampai 17.00 atau Senin - Sabtu pukul 18.00 - 16.00.

Pemerintah memperbolehkan penerapan kerja shift yang berbeda. Jam kerja, waktu istirahat kerja, dan waktu lembur di atur dalam Pasal 77 sampai dengan Pasal 85 Undang-Undang No.13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Di beberapa perusahaan, jam kerja, waktu istirahat dan lembur dicantumkan dalam Perjanjian Kerja Bersama.

Pasal 77 menyatakan:

  1. Setiap Pengusahan wajib melaksanakan ketentuan waktu kerja.
  2. Waktu kerja sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) meliputi:
    1. 7 jam 1 hari, dan 40 jam 1 minggu untuk 6 hari kerja dalam 1 minggu; atau
    2. 8 jam 1 hati, dan 40 jam 1 minggu untuk 5 hari kerja dalam 1 minggu.
  3. Ketentuan waktu kerja sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) tidak berlaku bagi sektor usaha atau pekerjaan tertentu.
  4. Ketentuan mengenai waktu kerja pada sektor usaha atau pekerjaan tertentu sebagaimana dimaksud dalam ayat (3) diatur dengan Keputusan Menteri.


Cara Mengatur Shift Kerja yang Efektif

1. Komunikasikan Jadwal Jam Kerja dengan Karyawan

Ini bisa dianggap memahami serta menghargai kehidupan karyawan yang bekerja. Seperti yang diketahui bahwa karyawan pun memiliki kebutuhan pribadi masing-masing.

2. Hindari Kelebihan Karyawan di Shift Tertentu

Hal ini tentu bisa berpengaruh pada pembagian jadwal karyawan dan juga perhitungan dibagian keuangan. Untuk menghindari masalah terkait pembagian jadwal maupun keuangan, perkirakan dengan tepat dari awal berapa jumlah karyawan yang dibutuhkan.

Pertimbangkan juga posisi jabatan karyawan dalam mengatur shift kerja karyawan.

3. Jadwal Dibuat dengan Jelas

Dengan menggunakan bantuan program perangkat lunak seperti Microsoft Office atau aplikasi lain, HRD bisa membuat jadwal karyawan.

Cobalah untuk membuat jadwal sesederhana mungkin namun tetap mudah untuk dipahami. Jadwal bisa berisikan nama pekerja, posisi kerjanya, hari kerja, waktu giliran kerja (shift) dan durasi kerja.

4. Lakukan Rotasi Kerja Secara Berkala

Kecenderungan kerja dengan waktu yang berberda akan mengganggu kesehatan dan mental karyawan jika terlalu lama dilakukan. Maka alangkah baiknya rotasi jam kerja dilakukan secara berkala. Ini akan menolong melepaskan stres kerja pada karyawan bila mereka jenuh dan bosan.


Maksimal Shift Kerja 8 Jam Sehari

Pada dasarnya, durasi waktu kerja yang berlaku pada sistem shift harus tetap 8 jam per hari. Ini sesuai dengan pengaturan waktu kerja dalam shift yang diatur dalam Pasal 77 UU Ketenagakerjaan, yaitu:

  • 7 jam per hari dan 40 jam per minggu untuk 6 hari kerja dalam 1 minggu; atau
  • 8 jam per hari dan 40 jam per minggu untuk 5 hari kerja dalam 1 minggu.


Nah hal itulah cara mengatur shift kerja karyawan yang dapat dilakukan oleh HRD. Jika shift kerja karyawan dikelola dengan baik maka akan berdampak pada peningkatan produktifitas kerja karyawan. (*)




Source: linovhr.com

Berita Terkait

No Posts Found